bantenraya.co | KARAWANG
Program Studi Usaha Perjalanan Wisata Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar pengabdian terintegrasi Kuliah Kerja Nyata (KKN) 2024. Kegiatanpendampingan kesadaran wisata bagi masyarakat dan pendampingan pengelolaan kelembagaan Kelompok Sadar Wisata (pokdarwis) dilakukan di Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, Rabu (1/5/2024).
Potensi wisata alam, agrowisata, wisata budaya, dan wisata edukasi jadi fokus utama yang direkomendasikan untuk dikembangakan di Desa Mekarbuawa. Keberadaan lanskap pegunungan desa tersebut memberikan keleluasaan bagi pertumbuhan berbagai jenis tanaman seperti kopi, durian, pisang, jengkol, manggis, petai dan alpukat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
‘’Kami memiliki komoditas unggulan berupa Kopi Sanggabuana yang tumbuh secara alami dan subur. Kopi tersebut diproduksi dan dipasarkan dengan label KoSa,’’ kata Kepala Desa Mekarbuana, Jaji Maryono.
Sementara itu, dosen pembimbing KKN sekaligus praktisi prawisata, Jenal Abidin, S.Pd., M.M.Par, memberikan pemaparan tentang konsep desa wisata beserta dampak dan manfaatnya bagi perkembangan desa.
‘’Meskipun Desa Mekarbuana telah memiliki komoditas unggulan seperti kopi, namun belum dimaksimalkan dalam pengembangan menjadi desa wisata,’’ papar Jenal.
Kata dia, optimalisasi potensi lokal penting dilakukan untuk meningkatkan daya tarik perekonomian desa secara keseluruhan. Sementara itu, Lala Siti Sahara,S.Pd.,M.Si selaku dosen praktisi UNJ memberikan motivasi dan gambaran mengenai kendala serta kesulitan yang biasa dihadapi oleh desa wisata lain yag pernah mendapatkan pendampingan pengembangan.
Lala menyorot potensi besar yang dimiliki oleh Desa Mekarbuana untuk dijadikan desa wisata. Lala menyebut kesuksesan program wisata memerlukan dukungan dan kerjasama semua pihak. Kerjasama diperlukan guna menjamin keberhasilan program Desa Mekarbuana menjadi Desa Wisata Mekarbuana. (*)
Penulis : red
Editor : dwi teguh







