PTOI Selenggarakan Pelatihan Khusus bagi Terapis Olahraga

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantenraya.co | JAKARTA

Persatuan Terapis Olahraga Indonesia (PTOI) menggelar pelatihan untuk anggota sebagai upaya menyamakan standar kompetensi terapis olahraga di Indonesia.

Pelatihan bertajuk National Sports Therapist Course (NSTC) Beginner Level Batch 4 berlangsung di Hotel 101 Pemuda, Jakarta, pada 27–29 November 2025. Kegiatan ini dibuka oleh Dewan Penasihat PTOI Pusat, Harun Pardede, dan difasilitasi oleh Arsa Foundation yang menangani pelaksanaan teknis serta dokumentasi acara.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Umum PTOI Pusat, Chairul Umam, menjelaskan profesi terapis olahraga kini menjadi bagian penting dalam pembinaan prestasi atlet. “Terapi olahraga berbeda dengan pijat tradisional karena berbasis ilmu anatomi, fisiologi, biomekanika, dan teknik penanganan cedera olahraga,” ujarnya.

Baca Juga :  Dari Benteng Reborn, Mimpi Juara Sepak Bola Banten Jadi Nyata

Selama tiga hari, peserta mendapatkan materi dari para ahli di bidang terapi dan kedokteran olahraga. Hari pertama menampilkan pembekalan mengenai peran tenaga keolahragaan oleh Dr. Herman Chaniago, M.Pd, serta Kode Etik Terapis Olahraga oleh Chairul Umam, M.Pd. Materi lain meliputi Latihan dan Recovery oleh Dr. Rina Ambar Dewanti, Stretching oleh Dr. Evi Susianti, dan Penanganan Cedera Olahraga oleh dr. Andika Raspati, Sp.KO. Sesi hari pertama ditutup praktik Basic Segment Massage bersama Tomy Fondi, M.Pd.

Pada hari kedua, peserta mempelajari Anatomi dan Fisiologi dengan dr. Sophia Hage, Sp.KO, Sport Massage oleh Titi Setyabudi Harini, S.Pd, serta Cold & Hot Treatment/CWI bersama Linda Birawati, M.Pd. Teknik Cupping dibawakan oleh Tb. Syarif Hidayatullah, S.Or., M.Pd, dan sesi diakhiri dengan pengenalan Protection serta dasar Kinesiotaping oleh dr. Zeth Boroh, Sp.KO.

Baca Juga :  Tinjau Curug Cimanggung, Gubernur Prioritaskan Infrastruktur Wisata Lewat Program 'Bang Andra'

Hari ketiga difokuskan pada praktik lapangan, termasuk Manajemen Sport Recovery bersama Handoko dan Peran Terapis Olahraga pada multievent oleh Drs. Firmansyah.

Dengan dukungan para narasumber ahli dan Arsa Foundation, PTOI berharap NSTC Batch 4 dapat menghasilkan terapis olahraga profesional, tersertifikasi, dan siap mendukung peningkatan performa atlet Indonesia di berbagai kompetisi.

PTOI menegaskan komitmennya untuk terus mendorong standarisasi dan uji kompetensi sebagai langkah strategis memajukan profesi terapis olahraga di tanah air.(Wil)

Berita Terkait

Susah Turun Berat Badan? Hindari 3 Jenis Makanan Ini Menurut Dokter Gizi!
Banten Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026
Dari Benteng Reborn, Mimpi Juara Sepak Bola Banten Jadi Nyata
Banten Marathon Jadi Magnet Sport Tourism Daerah
Antusiasme Tinggi! Warga Serang Nobar Timnas
Kota Tangerang Jadi Lokasi Realisasi Program Jembatan Garuda Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat
Langkah Putri Kusuma Wardani Terhenti, Gagal Juara di Final
Pemprov Banten Beri Penghargaan Pegiat Peraih Medali FORNAS VIII NTB 2025
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:17 WIB

Susah Turun Berat Badan? Hindari 3 Jenis Makanan Ini Menurut Dokter Gizi!

Selasa, 14 April 2026 - 13:45 WIB

Banten Siap Jadi Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026

Minggu, 12 April 2026 - 11:42 WIB

Dari Benteng Reborn, Mimpi Juara Sepak Bola Banten Jadi Nyata

Senin, 6 April 2026 - 11:22 WIB

Banten Marathon Jadi Magnet Sport Tourism Daerah

Rabu, 1 April 2026 - 16:57 WIB

Antusiasme Tinggi! Warga Serang Nobar Timnas

Berita Terbaru

headline

Menurut Maryono, Talenta yang Tepat Tentukan Kinerja

Jumat, 17 Apr 2026 - 11:19 WIB