Susah Turun Berat Badan? Hindari 3 Jenis Makanan Ini Menurut Dokter Gizi!

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Memiliki berat badan ideal bukan hanya soal penampilan, tapi juga investasi kesehatan jangka panjang. Namun, banyak orang merasa sudah diet ketat tapi timbangan tidak kunjung bergeser. Ternyata, masalahnya bukan pada seberapa sedikit Anda makan, melainkan apa yang Anda makan.
Dokter spesialis gizi klinik RS Sari Asih Ciledug dr. Mutiana Melati Sugondo, Sp.GK, , membagikan rahasia sukses menurunkan berat badan dengan cara yang cerdas. Nah, berikut ini adalah 3 jenis makanan yang wajib Anda hindari atau batasi jika ingin sukses weight loss:

1. Gorengan dan Fast Food
Siapa yang bisa menolak renyahnya gorengan? Sayangnya, makanan ini adalah “musuh” utama bagi Anda yang sedang diet. Gorengan dan makanan cepat saji (fast food) mengandung:
• Kalori yang sangat tinggi: Proses menggoreng menambah beban kalori secara signifikan.
• Lemak jenuh dan lemak trans: Tidak hanya menghambat penurunan berat badan, tapi juga buruk bagi kesehatan jantung.

2. Gula dan Minuman Manis
Gula sering disebut sebagai “kalori kosong” karena memberikan energi besar tanpa nutrisi yang memadai. Mengonsumsi makanan atau minuman manis secara berlebihan akan:
• Memicu lonjakan insulin: Tubuh akan lebih mudah menyimpan lemak.
• Membuat cepat lapar: Gula menyebabkan fluktuasi kadar gula darah yang membuat Anda ingin terus mengemil dalam waktu singkat setelah makan.

3. Makanan Berbahan Dasar Tepung (Kerupuk & Keripik)
Tepung olahan seperti yang ada pada kerupuk dan keripik sering kali dianggap sebagai camilan ringan, padahal efeknya cukup berat bagi timbangan.
• Ekstra Kalori: Camilan ini memiliki densitas kalori yang tinggi.
• Efek Adiktif: Tekstur renyah dan rasa gurih membuat Anda sulit berhenti makan tanpa disadari (mindless eating).

Baca Juga :  Bupati Dewi : Program RTLH Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

Tips Tambahan: “Makan Lebih Cerdas, Bukan Tidak Makan”

Disebutkan dr. Mutiana konsep diet yang benar adalah menurunkan berat badan bukan berarti tidak makan sama sekali, melainkan belajar untuk makan lebih cerdas.
“Dengan memilih nutrisi yang tepat dan membatasi tiga kelompok makanan di atas, metabolisme tubuh akan bekerja lebih optimal dalam membakar lemak” ujarnya.

Kapan Harus Konsultasi ke Dokter?

Tapi, jika sudah berupaya keras mencoba membatasi makanan tersebut namun berat badan tetap stagnan, mungkin ada faktor medis lain yang perlu diperiksa. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis gizi untuk mendapatkan program weight loss yang dipantau secara medis dan disesuaikan dengan kebutuhan tubuh Anda. (wil/dam

Berita Terkait

Matangkan Readiness Criteria, Pemkot Tangerang Siapkan Pembangunan Flyover Sudirman
Resmikan Gudang Barang, Sachrudin Tekankan Industri Harus Berdampak bagi Masyarakat
Pemkot Tangerang Berduka, Wali Kota Sachrudin Lepas Kepergian Ketua DPRD Rusdi Alam
Festival Cisadane 2026 Hadirkan Ragam Hiburan dari Modern Dance hingga Band Lokal
Cegah Kebakaran, Pemkot Tangerang Ingatkan Bahaya Membakar Sampah Saat Kemarau
Pemkot Tangerang Rampungkan Normalisasi Kali Serua untuk Mitigasi Jangka Panjang
Maryono Resmi Buka Halal Fest 2026, Perkuat Syiar Islam dan Ekonomi Masyarakat
Raih Pimred Award 2026, Sachrudin: Penghargaan Ini Jadi Motivasi Tingkatkan Pelayanan Publik
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:06 WIB

Matangkan Readiness Criteria, Pemkot Tangerang Siapkan Pembangunan Flyover Sudirman

Selasa, 21 Juli 2026 - 12:01 WIB

Resmikan Gudang Barang, Sachrudin Tekankan Industri Harus Berdampak bagi Masyarakat

Senin, 20 Juli 2026 - 17:52 WIB

Pemkot Tangerang Berduka, Wali Kota Sachrudin Lepas Kepergian Ketua DPRD Rusdi Alam

Senin, 20 Juli 2026 - 17:46 WIB

Festival Cisadane 2026 Hadirkan Ragam Hiburan dari Modern Dance hingga Band Lokal

Senin, 20 Juli 2026 - 13:52 WIB

Pemkot Tangerang Rampungkan Normalisasi Kali Serua untuk Mitigasi Jangka Panjang

Berita Terbaru