Reaktivasi Jalur KA Rangkasbitung-Labuan Dimulai 2025, Mendukung Pembangunan Ekonomi dan Pariwisata Banten

Kamis, 11 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Banten telah mengumumkan rencana reaktivasi jalur kereta api Rangkasbitung-Labuan yang direncanakan akan dimulai pada tahun 2025. Proyek ini akan dimulai dengan penertiban lahan yang saat ini banyak digunakan oleh masyarakat sekitar, yang merupakan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI).

Rencana reaktivasi ini sebelumnya terhambat oleh pandemi Covid-19, namun pada Juni 2024, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan bahwa reaktivasi rel stasiun Rangkasbitung-Labuan akan segera dimulai pada tahun 2025 mendatang. Target operasional jalur ini direncanakan pada tahun 2028.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Dishub Provinsi Banten, Tri Nurtopo, menjelaskan bahwa penundaan proyek ini disebabkan oleh pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Bak Lautan Massa di JIS,Cak Imin Minta Polisi Buka Semua Pintu Akses Masuk

“Namun sekarang pemerintah fokus untuk menyiapkan pembayaran tanah yang akan digunakan kembali untuk jalur kereta tersebut,” ujarnya, kemarin.

Tri juga menekankan bahwa ini bukan proses pembebasan tanah, melainkan penggunaan kembali tanah milik pemerintah yang sudah digunakan oleh masyarakat setempat.

Alasan utama reaktivasi jalur kereta ini adalah untuk mendukung akses menuju Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Panimbang dan kawasan pariwisata di pesisir barat Banten.

“Jalur kereta ini diharapkan dapat menghidupkan kembali kontribusi ekonomi yang pernah dimilikinya, khususnya dalam distribusi garam dari gudang-gudang di Labuan pada masa lalu,” katanya.

Baca Juga :  Dua dari Enam Belas Tahanan Kabur di Polsek Tanah Abang kembali Ditangkap

Jalur kereta api Rangkasbitung-Labuan awalnya beroperasi pada tahun 1906 dan menjadi tulang punggung dalam menggerakkan ekonomi Banten selama 76 tahun.

Namun, pada tahun 1982, layanan kereta api di jalur ini ditutup karena persaingan dengan moda transportasi darat lainnya. Meskipun demikian, infrastruktur relnya masih ada meskipun terbengkalai.

Dengan reaktivasi ini, Stasiun Warunggunung dan Cibuah yang berada di Kecamatan Warunggunung direncanakan akan dioperasikan kembali pada tahun 2028 mendatang, sebagai langkah awal dalam menghidupkan kembali jalur kereta api yang bersejarah ini.
(hed/BN/ris)

Penulis : red

Editor : red

Berita Terkait

Nilai Ekspor Kota Tangerang Terus Tumbuh, Capai USD 2,9 Miliar dalam Enam Bulan
Pelatihan Keterampilan PPKS Jadi Langkah Pemkot Tangerang Wujudkan Kemandirian Ekonomi
Tutup Semester I 2026, Kota Tangerang Berhasil Kendalikan Inflasi di Angka 2,36 Persen
APEKSI 2026 Jadi Panggung Promosi, Majalah LIVE Kota Tangerang Dilirik Peserta dari Berbagai Daerah
UMKM Kota Tangerang Tampil di ICE 2026, Sachrudin Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global
DPAD Kota Tangerang Dorong Literasi Kreatif Lewat Pelatihan Decoupage Berbasis Praktik
Exciting Banten 2026 Angkat UMKM dan Pariwisata
Kinerja PT TNG Makin Positif, Sachrudin–Maryono Dorong Ekspansi Bisnis Beri Manfaat bagi Kota Tangerang
Berita ini 229 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:43 WIB

Nilai Ekspor Kota Tangerang Terus Tumbuh, Capai USD 2,9 Miliar dalam Enam Bulan

Selasa, 7 Juli 2026 - 14:10 WIB

Pelatihan Keterampilan PPKS Jadi Langkah Pemkot Tangerang Wujudkan Kemandirian Ekonomi

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:46 WIB

Tutup Semester I 2026, Kota Tangerang Berhasil Kendalikan Inflasi di Angka 2,36 Persen

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:40 WIB

APEKSI 2026 Jadi Panggung Promosi, Majalah LIVE Kota Tangerang Dilirik Peserta dari Berbagai Daerah

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:08 WIB

UMKM Kota Tangerang Tampil di ICE 2026, Sachrudin Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Global

Berita Terbaru

Kabupaten Tangerang

Sah, Wabup Intan Buka Progam Isbat Nikah Terpadu 1.000 Pasangan

Jumat, 17 Jul 2026 - 15:52 WIB