bantenraya.co | TANGERANG
Pascamundurnya Moch. Maesyal Rasyid sebagai Sekda Kabupaten Tangerang, secara otomatis terjadi kekosongan. Posisi strategis ini harus segera diisi demi keberlanjutan fungsi pemerintah.
“Tentunya posisi jabatan Sekda tidak boleh kosong, harus segera diisi,” terang Zulfian Hanif, Direktur Paradigma Indonesia, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (11/07/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Namun, Sekda pengganti Moch. Maesyal Rasyid harus sosok yang memiliki mental baja. Karena Sekda baru wajib menjaga netralitas atau keberpihakan ASN kepada salah satu calon Bupati dan Wakil Bupatai Tangerang.
Menurut Zulfian, pengangkatan Sekda menjelang Pilbup ini sangat riskan dengan kepentingan politik. Untuk itu, calon Sekda harus mampu menjaga kualitas demokrasi pada pelaksanaan Pilbup Tangerang.
“Jangan sampai Pilbup Tangerang dinodai oleh orang-orang yang tidak memiliki integritas. Sehingga demokrasi di Kabupaten Tangerang mengalami kemunduran,” tegas Zulfian.
Lebih lanjut Zulfian memaparkan, meskipun ASN memiliki hak pilih dalam Pilbub Tangerang. Namun mereka tidak boleh berpihak atau kampanye untuk pasangan bupati dan wakil bupati.
Jika hal tersebut terjadi, maka masyarakat Tangerang diminta untuk melaporkannya kepada Komite ASN. Selanjutnya laporan tersebut akan diproses dan sanksi akan menanti ASN.
“Sekda ini jabatan yang strategis, jangan sampai Sekda ikut-ikutan berpolitik. Hancur ini tatanan demokrasi di Kabupaten Tangerang,” tutup Zulfian. (*)
Penulis : mas
Editor : dwi teguh







