Soal Usulan Bansos Ditunda, Sandiaga: Kasihan, Jangan Disetop

Selasa, 2 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Bappilu PPP, Sandiaga Salahuddin Uno.

Ketua Bappilu PPP, Sandiaga Salahuddin Uno.

bantenraya.co | JAKARTA

Deputi Hukum Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, mengungkapkan kekhawatirannya bahwa bantuan sosial (bansos) dapat dijadikan alat politik menjelang Pilpres 2024. Kekhawatiran ini muncul karena penyaluran bansos oleh pemerintah dapat dianggap menguntungkan pasangan calon tertentu. Di sisi lain, Ketua Bappilu PPP, Sandiaga Salahuddin Uno, berpendapat bahwa penyaluran bansos tidak boleh dihentikan, karena sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Meskipun memahami kekhawatiran terkait politisasi bansos, Sandiaga Uno menekankan pentingnya terus menyediakan bantuan sosial untuk masyarakat. Dia berpendapat bahwa penyaluran bansos tidak boleh ditunda hingga akhir Pemilu 2024 karena masyarakat sangat membutuhkannya. Sandiaga Uno meyakini bahwa siapapun yang terpilih sebagai presiden 2024 akan melanjutkan penyaluran bansos.

Dalam konteks Pilpres 2024, TPN Ganjar Pranowo-Mahfud Md sebelumnya meminta agar pemerintah menunda penyaluran bansos hingga kontestasi Pemilu selesai. Hal ini dilakukan untuk menghindari kecurigaan menguntungkan pasangan calon tertentu. Deputi Hukum TPN Ganjar-Mahfud, Todung Mulya Lubis, menyatakan bahwa pejabat pemerintah rentan dicurigai bagi-bagi bansos yang dapat dianggap menguntungkan paslon tertentu. Meskipun demikian, Sandiaga Uno berpendapat bahwa bansos harus tetap diberikan dengan komunikasi yang jelas kepada masyarakat, tanpa menimbulkan kecurigaan politisasi.

Baca Juga :  Gibran Hadiri Lomba Senam Gemoy di Stadion Cendrawasih Jakbar

Dengan demikian, pernyataan Sandiaga Uno mencerminkan pandangan bahwa bansos tetap dibutuhkan oleh masyarakat dan sebaiknya tidak dihentikan, meskipun perlu transparansi dan komunikasi yang baik untuk menghindari politisasi. (*)

Penulis : dt/RMN

Berita Terkait

PKB Lebak Ajukan Empat Nama Calon Ketua DPC ke DPP
Meski Dikritik, Gibran Dinilai Punya Modal Kuat Menuju Pilpres 2029
Ikuti Instruksi Bahlil Intan Bagikan 1000 Paket Sembako Golkar
Sah dan Paten, Perempuan Cerdas Pimpin Golkar Kabupaten Tangerang
Sah, Intan Nahkodai Partai Golkar Kabupaten Tangerang
Tokoh Golkar Banten “Ngumpul” DPD Golkar Kabupaten Tangerang Gelar Musda Ke XI
Didukung 29 PK, Intan Calon Tunggal Diambang Ketua DPD Golkar Kabupaten Tangerang
Siapkan Pemanasan Mesin Partai, Golkar Jabar Rancang Road Map Berbasis Data
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 April 2026 - 11:51 WIB

PKB Lebak Ajukan Empat Nama Calon Ketua DPC ke DPP

Selasa, 31 Maret 2026 - 13:40 WIB

Meski Dikritik, Gibran Dinilai Punya Modal Kuat Menuju Pilpres 2029

Rabu, 7 Januari 2026 - 16:02 WIB

Ikuti Instruksi Bahlil Intan Bagikan 1000 Paket Sembako Golkar

Kamis, 18 Desember 2025 - 12:52 WIB

Sah dan Paten, Perempuan Cerdas Pimpin Golkar Kabupaten Tangerang

Rabu, 17 Desember 2025 - 16:28 WIB

Sah, Intan Nahkodai Partai Golkar Kabupaten Tangerang

Berita Terbaru

headline

SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan TKA Gelombang Pertama

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:38 WIB

headline

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:47 WIB

Budaya

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:45 WIB

headline

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:43 WIB

headline

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:41 WIB