BMKG : Krisis Air Ancaman Serius Seluruh Negara

Jumat, 15 September 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sawah di Tangerang kekeringan. (foto:bantenraya.co)

Sawah di Tangerang kekeringan. (foto:bantenraya.co)

bantenraya.co | JAKARTA

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Dwikorita Karnawati menyebut perubahan iklim yang berdampak pada krisis air semakin menjadi ancaman serius, sehingga harus menjadi perhatian dan kewaspadaan seluruh negara di dunia.

Dwikorita menyebut terganggunya siklus hidrologi sehingga terjadi krisis air disebabkan oleh tingginya laju perubahan iklim yang dipicu lonjakan emisi Gas Rumah Kaca (GKR) dari aktivitas manusia,

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Air adalah sumber daya penting yang menopang keberlanjutan kehidupan manusia dan planet ini, maka pengelolaannya secara efisien, berkelanjutan, serta berkeadilan, untuk manusia dan alam adalah salah satu tantangan terbesar yang kita hadapi di abad ini,” ujarnya dalam World Water Congress ke 18 di Beijing, Rabu (13/9/2023), seperti dikutip dalam keterangan, Kamis (14/9/2023).

Baca Juga :  Bupati Serang Perintahkan DPUPR Bersihkan Sungai Cikubang

Dwikorita menyerukan seluruh negara harus ambil bagian dalam mengatasi masalah air dan menunjukkan pengakuan pentingnya air bagi pembangunan berkelanjutan serta kesejahteraan warga.
Dengan memprioritaskan kebijakan dan program yang mempromosikan konservasi, perlindungan, dan pemanfaatan air secara keberlanjutan, Forum Air Dunia ke-10 yang akan diselenggarakan berikutnya, harus menghasilkan tindakan dan hasil nyata.

Dwikorita mengatakan persoalan air merupakan persoalan lintas sektoral yang mempengaruhi banyak aspek kehidupan, diantaranya pertanian, energi, kesehatan, lingkungan, dan ketahanan iklim.

Karena itu, butuh komitmen politik yang kuat untuk mengatasi persoalan air tersebut. Jika tidak, maka prediksi Organisasi Meteorologi Dunia (WMO – World Meteorological Organisation) serta Organisasi Pertanian Pangan Dunia (FAO – Food Agricultural Organisation) mengenai krisis pangan global tahun 2050 bukan isapan jempol.

Baca Juga :  Disdikpora Prioritaskan Rehab Gedung SDN Pasir Tenjo 4 Setelah Kejadian Plafon Ambruk

Para Kepala Negara memainkan peran penting dalam proses Forum Air Dunia untuk menetapkan agenda dan memberikan kepemimpinan dalam mengatasi tantangan air dunia.

Oleh karena itu para kepala negara bertanggung jawab untuk memastikan air mendapatkan prioritas utama yang layak, yang berarti kebijakan dan program yang dibuat harus menjamin terlaksananya pengelolaan sumber daya air secara efisien, berkelanjutan, adil, dan merata.

“Secara keseluruhan, partisipasi kepala negara dalam World Water Forum sangat penting untuk membantu meningkatkan pentingnya pengelolaan dan akses air secara efisien dan merata sebagai prioritas global, dan dapat memfasilitasi kerja sama berkeadilan antar wilayah dan negara,” ujarnya. (ybp/hmi)

Berita Terkait

Aktivis Lingkungan Tanam 5.000 Mangrove di Pesisir Tangerang
33 Provider Internet Tak Berizin dan Tidak Berkontribusi ke PAD Bebas di Bumi Gemilang
Tablig Akbar, Wali Kota Ajak Perkuat Silaturahmi dan Spirit Qur’ani
Kapolsek Tegas, Tak Ada Ruang Judi Sabung Ayam
Sigap! BPBD Tangerang Turunkan 25 Personel Atasi Kebakaran Limbah
Waspada Banjir, Yuk Kerja Bakti! BPBD Tangerang Ajak Warga Bersih-Bersih
Tingkatkan Efisiensi Pelayanan ,Perumdam TKR Siapkan Big data Berbasis AI
Bupati Maesyal Rasyid Angkat Puing Bangli Sungai Cirarab
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 18:45 WIB

Aktivis Lingkungan Tanam 5.000 Mangrove di Pesisir Tangerang

Selasa, 14 April 2026 - 11:06 WIB

33 Provider Internet Tak Berizin dan Tidak Berkontribusi ke PAD Bebas di Bumi Gemilang

Senin, 13 April 2026 - 13:57 WIB

Tablig Akbar, Wali Kota Ajak Perkuat Silaturahmi dan Spirit Qur’ani

Senin, 13 April 2026 - 13:55 WIB

Kapolsek Tegas, Tak Ada Ruang Judi Sabung Ayam

Senin, 13 April 2026 - 13:36 WIB

Sigap! BPBD Tangerang Turunkan 25 Personel Atasi Kebakaran Limbah

Berita Terbaru

headline

Aktivis Lingkungan Tanam 5.000 Mangrove di Pesisir Tangerang

Kamis, 16 Apr 2026 - 18:45 WIB

headline

Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:44 WIB

Banten Raya

741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:42 WIB

headline

Pemkot Tangerang Lanjutkan Perbaikan Jalan Sangego–Bayur

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:40 WIB