Kemendes PDT Mohon Pemda Utamakan Pembangunan Desa

Kamis, 14 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | Lebak

Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto meminta pemerintah daerah agar mengutamakan pembangunan desa guna mewujudkan kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat.

“Kalau kita sudah membangun desa maka sejatinya  telah membangun Indonesia, sehingga jangan sampai dianggap enteng, dianggap remeh dan jangan ditelantarkan pembangunan desa,” kata Mendes saat mengunjungi Desa Sumur Bandung,Kecamatan Cikulur  Kabupaten Lebak, Rabu.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemendes PDT sekarang  memiliki semboyan dan tagline Bangun Desa, Bangun Indonesia dan Desa Terdepan untuk Indonesia.

Masyarakat Indonesia yang sebagian besar  tinggal di desa hingga lebih 73 persen dari jumlah penduduk dan  jumlah desa sebanyak 75 ribu.

Dengan demikian, pemerintah harus membangun desa, termasuk di Kabupaten Lebak yang sumber daya alamnya yang kaya dan luar biasa mulai  pertambangan, pertanian, perikanan dan pariwisata.

Namun, pertanyaan apakah kekayaan sumber daya alam itu sudah dikelola dengan maksimal juga apakah kekayaan alam itu sudah menyumbangkan kesejahteraan, kemakmuran, kebahagiaan dan kemajuan.

Baca Juga :  Gebrag Ngadu Bedug Momentum Lestarikan Budaya Keislaman

Karena itu, potensi di semua desa  harus menjadikan perhatian untuk pembangunan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat.

Sebab, desa sebagai pemasok swasembada pangan terbesar, sehingga Presiden Prabowo Indonesia harus terwujud swasembada pangan hingga lumbung pangan dunia.

“Kita meyakini desa itu penyumbang pangan terbesar baik sektor pertanian, peternakan, perkebunan, perikanan dan lainnya,” katanya.

Menurut dia, masyarakat Indonesia jangan sampai tergantung ketersediaan pangan ke negara lain.

Sementara di desa- desa bisa dimaksimalkan dengan pertanian pangan, palawija, hortikultura, perikanan, peternakan dan perkebunan.

Karena itu, Pj Bupati Lebak dapat memetakan sentra – sentra penghasil pangan di desa- desa dalam upaya mewujudkan swasembada pangan.

“Kita berharap desa dapat menjadikan daerah penyumbang pangan masyarakat,” katanya menjelaskan.

Ia mengatakan, pihaknya minta petani di desa agar memaksimalkan lahan pertanian untuk memenuhi ketersediaan pangan lokal untuk mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga :  Didampingi Zaki dan Menkes, Presiden Bank Dunia Sambangi Posyandu

Dimana program MBG itu jangan sampai untuk kebutuhan sayur-sayuran, beras, ikan, daging unggas, buah- buahan dipasok dari daerah lain.

Karena itu, wilayah Kabupaten Lebak jangan sampai ada lahan tidur dan tidak produktif, sehingga manfaat untuk ketersediaan pangan lokal tersebut.

“Kami optimistis hasil produksi pangan itu  untuk ketersediaan program MBG sehingga dapat menggulirkan ekonomi masyarakat setempat,” katanya.

Sementara itu, Pj Bupati Lebak Gunawan Rusminto mengatakan pemerintah daerah berkomitmen untuk pembangunan  di 340 desa baik sektor pertanian, perkebunan, perikanan dan peternakan guna memenuhi ketersediaan pangan dan swasembada pangan.

Selain itu juga mendorong Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) tumbuh dan berkembang sehingga bisa menjadi desa mandiri.

“Kita mendorong desa itu bisa mewujudkan swasembada pangan juga perguliran ekonomi sehingga dapat mengatasi kemiskinan dan pengangguran,” katanya. (eem/dam)

Berita Terkait

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang
DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase
Langkah Cepat Pemkot, Normalisasi Drainase Digenjot dengan Teknologi Vakum
Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor
DPRD Dorong Urban Farming di Kota Tangerang Solusi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga
DPRD Tangsel Dorong Penanganan Drainase dan Mitigasi Jangka Panjang
Sekolah Baru untuk Generasi Muda, SMPN 26 Mulai Dibangun
Perumda Tirta Benteng Dorong Transformasi Digital untuk Tingkatkan Layanan Air Minum
Berita ini 59 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 13:43 WIB

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang

Jumat, 17 April 2026 - 13:41 WIB

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Jumat, 17 April 2026 - 11:23 WIB

Langkah Cepat Pemkot, Normalisasi Drainase Digenjot dengan Teknologi Vakum

Kamis, 16 April 2026 - 15:44 WIB

Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor

Kamis, 16 April 2026 - 15:20 WIB

DPRD Dorong Urban Farming di Kota Tangerang Solusi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga

Berita Terbaru

headline

SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan TKA Gelombang Pertama

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:38 WIB

headline

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:47 WIB

Budaya

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:45 WIB

headline

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:43 WIB

headline

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:41 WIB