bantenraya.co | TANGERANG
PT Tangerang Nusantara Global (PT TNG) tengah menyiapkan langkah penataan sistem parkir di kawasan Taman Elektrik, Kota Tangerang. Upaya ini dilakukan untuk mengatasi praktik pungutan liar sekaligus meningkatkan kenyamanan masyarakat saat memanfaatkan ruang publik tersebut.
Direktur PT TNG, Muhamad Rijal, mengatakan pihaknya akan mengambil alih pengelolaan parkir melalui sistem yang lebih tertata, modern, dan berbasis digital. Penataan tersebut juga menjadi bagian dari upaya menciptakan tata kelola parkir yang transparan dan akuntabel.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, skema yang disiapkan akan mengalihkan titik parkir kendaraan ke kawasan Masjid Raya Al-A’zhom dan Stadion Benteng Reborn guna mengurangi kepadatan kendaraan di sekitar Taman Elektrik.
“Untuk area parkir di Masjid Al-A’zhom, PT TNG berencana menerapkan sistem parkir digital boom gate dengan tarif resmi yang tetap terjangkau bagi masyarakat,” ujar Rijal.
Pengelolaan parkir tersebut akan dilakukan melalui kerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang serta Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), mengingat lahan parkir yang digunakan merupakan aset milik Pemerintah Kota Tangerang.
Selain di kawasan Masjid Raya Al-A’zhom, penataan juga akan dilakukan di area Stadion Benteng Reborn. Masyarakat nantinya akan diarahkan menggunakan sejumlah akses parkir yang telah disiapkan sehingga arus kendaraan dapat lebih tertata dan tidak menumpuk di sekitar Taman Elektrik.
Sementara itu, untuk pengelolaan parkir di sekitar kawasan Taman Elektrik, PT TNG berencana menerapkan sistem pembayaran menggunakan perangkat handheld digital yang dioperasikan oleh juru parkir resmi.
Dalam pelaksanaannya, PT TNG tetap akan melibatkan para juru parkir yang selama ini beroperasi di kawasan tersebut. Langkah ini dilakukan agar proses penataan berjalan lebih lancar sekaligus memberikan kesempatan kepada para juru parkir untuk menjadi bagian dari sistem yang lebih profesional.
“Sistem handheld digital ini diharapkan membuat proses pembayaran parkir menjadi lebih transparan, tercatat dengan baik, dan mampu meminimalisasi praktik pungutan liar yang selama ini dikeluhkan masyarakat,” jelasnya.
Saat ini PT TNG masih melakukan sejumlah tahapan persiapan, termasuk penyelesaian administrasi terkait pemanfaatan lahan dan kerja sama dengan pihak-pihak terkait.
Melalui penerapan sistem parkir digital tersebut, PT TNG berharap pengelolaan parkir di kawasan Taman Elektrik dan sekitarnya dapat menjadi lebih tertib, nyaman, serta memberikan kepastian layanan bagi masyarakat. (wil/dam)




