bantenraya.co | PANDEGLANG
Sebanyak 60 personel gabungan dari Unit Sabhara, Intelkam, Satreskrim, dan pengamanan objek vital Polres Pandeglang diterjunkan untuk menjaga jalannya rapat pleno KPU tingkat kabupaten. Kegiatan ini digelar di salah satu hotel di Pandeglang dengan pengamanan ketat di berbagai titik lokasi.
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polres Pandeglang, AKP Abdul Rachman Taufik, menjelaskan bahwa pengamanan dilakukan baik di luar maupun di dalam ruangan pleno. “Kami terjunkan 60 personel untuk pengamanan pleno di tingkat kabupaten yang dibagi menjadi dua lokasi, pertama pengamanan di luar ruangan dan yang di dalam ruangan,” ujarnya, dikutip Rabu (4/12/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain personel bersenjata lengkap, pihaknya juga menempatkan petugas di pintu masuk yang dilengkapi dengan alat pendeteksi logam. Prosedur tersebut diberlakukan untuk memeriksa tamu undangan sebelum memasuki ruangan pleno, guna memastikan keamanan seluruh proses kegiatan.
“Personel dilengkapi dengan senjata lengkap untuk pengamanan di bagian luar ruang pleno. Kami juga menggunakan alat metal detektor untuk memeriksa tamu yang akan memasuki ruangan pleno,” tambahnya.
Taufik menyebutkan bahwa tamu undangan diwajibkan membawa undangan resmi dan kartu pengenal serta melewati pemeriksaan ketat sebelum masuk. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi gangguan keamanan.
Ia juga menegaskan bahwa Polres Pandeglang siap melanjutkan pengamanan hingga ke tingkat provinsi jika diminta oleh KPU dan Bawaslu Pandeglang. “Pengamanan tergantung dari hasil pleno-nya, kalau kami pengamanan 1 hari, tapi kalau belum selesai, ya kami lakukan pengamanan hingga pleno selesai. Setelah selesai di sini, akan kami dorong ke KPU provinsi apabila diminta,” tutup Taufik.
Pengamanan ini diharapkan dapat memastikan kelancaran dan keamanan jalannya pleno KPU tingkat kabupaten sebagai bagian dari tahapan penting dalam proses pemilu. (ian/BN/ris)







