bantenraya.co | TANGERANG
Peringatan Haul XV Almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dirangkai doa bersama akhir tahun di Kampus STISNU Nusantara Tangerang, dihadiri Pj. Walikota Tangerang, Nurdin, kemarin.
Nurdin bersama sejumlah ulama dan umaro turut mengenang sosok Gus Dur sebagai seorang pemimpin dan guru bangsa.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Beliau bukan hanya seorang ulama, pemimpin, dan guru besar bangsa, tetapi juga menjadi simbol keberanian untuk membela yang lemah dan menegakkan keadilan bagi rakyatnya,” ujar Nurdin.
Ia menambahkan ajaran-ajaran Gus Dur tentang nilai keislaman, kebangsaan, dan pluralisme harus terus dilestarikan sebagai warisan bangsa.
“Inilah yang harus kita tanamkan agar menjadi modal bersama dalam membangun bangsa yang multikultural seperti Indonesia, khususnya di Kota Tangerang,” tambahnya.
Nurdin, yang sebelumnya menjabat sebagai Pj Bupati Aceh Jaya, juga mengajak masyarakat untuk meneladani nilai-nilai toleransi, solidaritas, dan empati yang diajarkan Gus Dur.
“Kita harus menjaga toleransi, memperkuat solidaritas, dan membangun empati sebagai langkah nyata untuk menciptakan masyarakat yang lebih baik,” tutupnya. (*)
Penulis : Ali
Editor : Chan







