bantenraya.co | TANGERANG
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya perempuan melalui Pelatihan Peningkatan Kualitas Hidup Perempuan (PKHP). Sebanyak 1.300 perempuan pelaku usaha mengikuti pelatihan yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) di Gedung Nyi Mas Melati dalam tiga sesi pelaksanaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, yang membuka kegiatan tersebut pada Kamis (9/7/2026), mengatakan perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak keluarga sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi. Karena itu, peningkatan kapasitas dan kompetensi perempuan harus terus dilakukan agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
“Belajar tidak mengenal batas usia. Selama masih ada kemauan untuk terus belajar, selalu ada peluang untuk berkembang, meningkatkan kemampuan, dan meraih kesuksesan. Semangat yang ditunjukkan para peserta hari ini menjadi modal penting untuk terus maju,” ujar Maryono.
Menurutnya, perkembangan teknologi dan persaingan dunia usaha yang semakin dinamis menuntut para pelaku usaha untuk terus mengasah keterampilan. Kemampuan berinovasi dan memanfaatkan teknologi menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan serta daya saing usaha.
“Jangan pernah berhenti belajar. Terus tingkatkan kompetensi, manfaatkan teknologi, dan berani menghadirkan inovasi agar usaha yang dijalankan mampu berkembang dan memberikan nilai tambah,” pesannya.

Maryono menambahkan, pemberdayaan perempuan tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan individu, tetapi juga memberikan pengaruh positif terhadap keluarga dan pembangunan daerah secara keseluruhan.
“Perempuan yang mandiri akan melahirkan keluarga yang tangguh. Ketika usahanya berkembang, ekonomi masyarakat ikut tumbuh. Semakin banyak perempuan yang berdaya, semakin besar pula kontribusinya terhadap kemajuan Kota Tangerang,” ungkapnya.

Melalui pelatihan ini, Pemkot Tangerang berharap para peserta memperoleh bekal pengetahuan, keterampilan, serta motivasi untuk mengembangkan usahanya secara berkelanjutan. Selain meningkatkan daya saing, pelatihan ini juga diharapkan mampu melahirkan lebih banyak perempuan inspiratif yang berkontribusi dalam memperkuat perekonomian dan ketahanan keluarga di Kota Tangerang.
“Semoga pelatihan ini menjadi langkah awal lahirnya lebih banyak perempuan yang percaya diri, produktif, dan mampu menginspirasi lingkungan sekitarnya melalui karya dan usahanya,” tutup Maryono.(Wil)







