Wali Kota Tangerang Dorong ASN dan Masyarakat Aktif Jaga Kebersihan dan Kurangi Emisi

Kamis, 16 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang terus memperkuat langkah konkret dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Dalam rapat evaluasi bidang lingkungan hidup yang digelar di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis (16/10/2025), Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menegaskan bahwa seluruh camat dan lurah harus memastikan program lingkungan benar-benar berjalan efektif di wilayahnya masing-masing.

“Jangan cuma sekadar melapor ada bank sampah, tapi pastikan di lapangan memang berfungsi dan berjalan. Lihat langsung, awasi pemilahan sampah di tingkat warga,” tegas Sachrudin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, upaya menjaga kebersihan tidak bisa dilakukan secara parsial. Ia menekankan pentingnya kolaborasi lintas wilayah dan lintas organisasi perangkat daerah (OPD), terutama dalam mengatasi persoalan TPS liar dan pengurangan emisi karbon.

Baca Juga :  Ribuan Pelajar Padati Sosialisasi Program Sehari Jadi Walikota

“Kalau satu TPS liar ditutup, wilayah lain juga harus ikut mengawasi supaya tidak muncul TPS baru di tempat lain. Ini tanggung jawab bersama,” ujarnya.

Sebagai bentuk keteladanan dari jajaran pemerintah, Sachrudin juga mengumumkan kebijakan baru: setiap Jumat, seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkot Tangerang dilarang membawa kendaraan pribadi ke kantor.

“Kita mulai dari diri sendiri. Setiap Jumat, ASN dilarang menggunakan motor atau mobil ke kantor sebagai bagian dari gerakan pengurangan emisi. Satgas Langit Biru yang kita bentuk juga harus aktif dan bukan sekadar formalitas,” tambahnya.

Baca Juga :  Semarak Hari Kartini, Satpas SIM Polres Metro Tangerang Kota Layani Masyarakat Kenakan Pakaian Adat

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menjelaskan bahwa penilaian pemerintah pusat terhadap kebersihan kota kini tidak lagi hanya berdasarkan tampilan fisik semata.

“Penilaian sekarang sudah lebih komprehensif. Mulai dari sistem pengelolaan sampah, kegiatan daur ulang, hingga pengendalian emisi karbon menjadi indikator utama. Bahkan jika kota dinilai kotor, bisa ada sanksi administratif bagi pemerintah daerah,” jelas Wawan.

Melalui rapat evaluasi tersebut, Pemkot Tangerang menegaskan bahwa semangat menjaga lingkungan harus diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sekadar slogan. Dengan dukungan seluruh ASN dan masyarakat, Kota Tangerang diharapkan semakin bersih, hijau, dan nyaman untuk ditinggali.

Berita Terkait

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif
Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata
Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat
Satpol PP Turun Tangan, Miras dan Prostitusi Ditertibkan di Pasar Induk Tanah Tinggi
Suasana Hangat Halalbihalal, Maryono Apresiasi Dedikasi Purnawirawan
DPMPT SP Mempermudah Pembuatan NIB Pasar Anyar Jadi Pusat Pemantauan Harga dan Layanan Usaha
Dari Benteng Reborn, Mimpi Juara Sepak Bola Banten Jadi Nyata
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Senin, 20 April 2026 - 18:47 WIB

Semangat Kartini Hidup di Apel Senin, ASN Perempuan Tangerang Tampil Inspiratif

Senin, 20 April 2026 - 16:09 WIB

Wabup Intan Dorong Kang Nong Tingkatkan Kompetensi untuk Majukan Pariwisata

Senin, 20 April 2026 - 16:03 WIB

Gubernur Apresiasi PERSI Banten Atas Dukungan Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Senin, 20 April 2026 - 14:11 WIB

Satpol PP Turun Tangan, Miras dan Prostitusi Ditertibkan di Pasar Induk Tanah Tinggi

Berita Terbaru