bantenraya.co | TAGERANG
Dosen Teknik Mesin, Universitas Pamulang (Unpam), memberikan pelatihan penggunaan alat ukur, kepada siswa SMKN 1 Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Kamis (13/11/2025).
Pelatihan dalam rangka Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM), merupakan Tri Dharma Perguruan Tinggi ini, diharapkan siswa memperoleh pengetahuan dan dapat mengaplikasikannya dengan baik di masa depan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dosen Teknik Mesin, Unpam, Ir. Budi Kaliwanto., M.T., Bambang Herlambang, S.T., M.Si. dan Nailul Atifah, ST., M.Eng, bergantian memberikan materi teori tentang alat ukur dan teknik pengukuran.
Sedangkan tim mahasiswa, yang terdiri dari Gilang Rahmadani dan Aryo Satrio Utomo, membantu siswa melakukan praktik langsung menggunakan alat ukur seperti jangka sorong dan mikrometer sekerup.
Wakasek Kurikulum SMKN 1 Gunung Sindur, Ujang Ridwan Maulana, S.T., M.Pd. menuturksn, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi siswa untuk langsung belajar dan mempraktikkan cara pengukuran dengan alat yang presisi.
“Ini kesempatan bagi siswa untuk meningkatkan pengetahuan dan dan keterampilan menggunakan alat ukur,” tegasnya.
Ujang menyampaikan, ucapan terimakasih atas kerjasama yang baik yang terjalin dengan Unpam.
“Semoga kegiatan ini, dapat menjadi langkah awal bagi terciptanya kerjasama yang lebih luas dan berkelanjutan di masa depan,” lanjut Ujang.
Ketua PKM, Ir. Budi Kaliwanto, MT. menyampaikan kegiatan PKM untuk mendiseminasikan ilmu pengetahuan dari kampus kepada masyarakat.
Kegiatan ini diharapkan, menjadi solusi dari permasalahan yang dihadapi sekolah dengan keterbatasan fasilitas, tenaga dan waktu pembelajaran.
“Kami ingin membantu sekolah mengatasi kendala dalam pembelajaran teknik pengukuran. Dengan kegiatan ini, siswa mendapatkan tambahan keterampilan di bidang Teknik pengukuran,” jelasnya.
Pelatihan yang diikuti 43 peserta, terlihat antusias. Usai penyampaian materi, dilakukan tanyajawab. Agar peserta termotivasi untuk bertanya, para dosen memberikan doorprize bagi peserta yang bertanya.
Untuk mengukur tingkat pemahaman siswa terhadap materi yang diberikan, dilakukan pre-test dan post-test.
Pre-test dilakukan sebelum materi disampaikan, untuk melihat tingkat pengetahuan peserta tentang alat ukur yang digunakan dalam dunia keteknikan.
Dengan soal yang sama, post-test dilakukan setelah materi disampaikan, untuk melihat peningkatan pengetahuan dan pemahaman mereka.
Hasilnya menunjukkan adanya peningkatan dalam pemahaman siswa mengenai teknik pengukuran. (*)
Penulis : Den
Editor : Mas







