bantenraya.co – TANGERANG
Yayasan Bina Insan Kamil Jambe, Kabupaten Tangerang, menggelar kegiatan Parenting Peta Masa Depan bagi orang tua siswa kelas VI dan kelas IX, Sabtu (1/2/2026).
Kegiatan ini bertujuan membekali orangtua dengan pemahaman strategis, dalam mendampingi anak memasuki fase remaja dan menentukan arah masa depan pendidikan mereka.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Acara yang mengusung tema “Merancang Jembatan Masa Depan Menuju Remaja Mandiri dan Berdaya Saing” ini, digagas oleh OSIS MTs dan MA YABIKA sebagai bagian dari program penguatan peran keluarga dalam pendidikan.
Ketua Yayasan Bina Insan Kamil Jambe, Hj. St. Izzatul Yazidah, dalam sambutannya menegaskan, pentingnya sinergi antara sekolah dan orang tua dalam menyiapkan generasi masa depan.
Menurutnya, tantangan remaja saat ini semakin kompleks, sehingga dibutuhkan pola asuh yang visioner dan adaptif.
“Anak-anak kita hari ini hidup di zaman yang berbeda dengan kita. Karena itu, orang tua perlu memiliki peta masa depan agar mampu mengarahkan potensi anak secara tepat, tanpa kehilangan nilai-nilai keislaman,” ujarnya.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber nasional asal Bandung. Narasumber pertama, M. Syahril Iskandar, S.Sn., M.Ds, dosen Universitas Komputer Indonesia (Unikom), sekaligus Founder Majelis Kreativitas Indonesia, memaparkan pentingnya mengenali bakat, minat, dan kecenderungan anak sejak dini sebagai bekal menghadapi dunia yang kompetitif.
Sementara itu, narasumber kedua, Sri Haryati, SE., M.Ag, menekankan peran keluarga dalam membentuk karakter remaja yang mandiri, tangguh, dan berakhlak. Ia menyoroti pentingnya komunikasi sehat antara orang tua dan anak sebagai fondasi utama keberhasilan pendidikan.
Kepala MTs YABIKA, H. Dadan Mardiana, S.T., M.Pd, yang turut memberikan penguatan, menyampaikan bahwa kegiatan parenting ini menjadi bagian dari komitmen sekolah dalam mendampingi orang tua, tidak hanya dalam aspek akademik, tetapi juga pengembangan karakter dan kesiapan masa depan siswa.
“Sekolah tidak bisa berjalan sendiri. Orang tua adalah mitra utama dalam mendidik anak agar siap melanjutkan pendidikan dan menghadapi kehidupan nyata,” katanya.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab, yang disambut antusias oleh para orang tua.
Diharapkan, melalui kegiatan ini, orang tua memiliki gambaran yang lebih jelas dalam mendampingi anak-anak mereka memasuki masa remaja yang mandiri dan berdaya saing, tanpa kehilangan jati diri dan nilai-nilai keislaman. (*)
Penulis : Den
Editor : Mas







