Tinawati: Bangun SDM Sejak Dini

Rabu, 8 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengatakan pembangunan sumber daya manusia (SDM) sejak usia dini merupakan investasi terbaik untuk mewujudkan masa depan Banten yang lebih maju.

Hal itu disampaikannya saat menghadiri kegiatan Pendampingan Penganggaran Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pendidikan melalui Refleksi Capaian Mutu Pendidikan yang diselenggarakan Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) di Pendopo Gubernur Banten, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Selasa (7/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Investasi terbaik harus kita berikan kepada Provinsi Banten. Bukan hanya membangun fisik, tetapi juga pembangunan sumber daya manusia sejak usia dini,” kata Tinawati.

Menurutnya, visi dan misi Gubernur serta Wakil Gubernur Banten sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkarakter.

Baca Juga :  Gubernur Banten Andra Soni Resmikan Stasiun Jatake

Ia menambahkan, arah kebijakan tersebut juga sejalan dengan Peraturan Presiden Nomor 3 Tahun 2026 tentang Wajib Belajar 13 Tahun, termasuk satu tahun pendidikan prasekolah.

“Pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap anak memperoleh layanan PAUD yang berkualitas,” paparnya.

Tinawati mengungkapkan, berdasarkan Profil PAUD Provinsi Banten Tahun 2026, masih terdapat 192.016 anak usia 5–6 tahun yang belum mendapatkan layanan PAUD. Jumlah terbanyak berada di Kabupaten Tangerang sebanyak 62.400 anak, disusul Kabupaten Lebak sebanyak 24.972 anak, dan Kabupaten Pandeglang sebanyak 22.788 anak.

Baca Juga :  Siswa MIN 7 Tangerang Pamerkan Karya Kreatif dan Inovatif di Gelar Karya

Selain itu, dari sisi mutu, penyelenggaraan PAUD dinilai belum sepenuhnya terintegrasi. Di beberapa daerah, masih banyak guru yang belum memenuhi kualifikasi pendidikan minimal sarjana (S1) atau Diploma IV.

Ia juga menyoroti alokasi anggaran PAUD di sejumlah kabupaten dan kota yang masih berada pada kisaran 1–2 persen APBD sehingga belum mampu memenuhi kebutuhan layanan pendidikan anak usia dini secara optimal.

Karena itu, Tinawati berharap Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD di seluruh daerah lebih aktif melakukan advokasi, sosialisasi, membangun kemitraan, serta mengawal pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang pendidikan.

“Karena setiap anak yang belum memperoleh layanan PAUD adalah tanggung jawab kita bersama,” ujarnya. (hed/dam)

Berita Terkait

Perluas Akses Pembayaran Pajak, Agen Samsat Hadir di Lebih Banyak Wilayah Banten
Pemkot Tangerang Matangkan Pelimpahan Pengelolaan Jalan Lingkungan dan Drainase ke Kecamatan
BPBD Kota Tangerang Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin dengan Personel dan Armada
SDN Sukasari 5 Tangerang Berikan Pendampingan Offline untuk Permudah SPMB 2026
KTP Digital Hadir di Kota Tangerang, Warga Bisa Aktivasi IKD Tanpa Bawa KTP Fisik
Kota Tangerang Masuk 5 Besar Nasional PPD 2026, Optimis Ukir Prestasi Pembangunan Daerah
Bupati dan Wabup Kompak di Puncak Harganas 2026 “Ayah Wajib Hadir”
Belasan Pejabat Utama Polda Banten Dimutasi
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:50 WIB

Perluas Akses Pembayaran Pajak, Agen Samsat Hadir di Lebih Banyak Wilayah Banten

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:18 WIB

Tinawati: Bangun SDM Sejak Dini

Senin, 6 Juli 2026 - 11:04 WIB

Pemkot Tangerang Matangkan Pelimpahan Pengelolaan Jalan Lingkungan dan Drainase ke Kecamatan

Jumat, 3 Juli 2026 - 10:40 WIB

BPBD Kota Tangerang Dukung Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin dengan Personel dan Armada

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:31 WIB

SDN Sukasari 5 Tangerang Berikan Pendampingan Offline untuk Permudah SPMB 2026

Berita Terbaru