Dinas Kesehatan Edukasi Tujuh Langkah Penanganan Awal Anak Terkena Campak

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat terkait penanganan penyakit campak pada anak. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif guna mengurangi risiko komplikasi serta mempercepat proses pemulihan anak yang terinfeksi.

Kepala Dinkes Kota Tangerang dr. Dini Anggraeni mengimbau, para orang tua untuk tidak panik apabila anak mengalami gejala campak, seperti demam, ruam kemerahan, batuk, pilek, hingga mata merah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

”Sebaliknya, orang tua diminta untuk segera melakukan penanganan awal yang tepat di rumah sambil tetap memantau kondisi anak,” tutur dr. Dini, kemarin.

Ia mengingatkan, meskipun sebagian besar kasus campak dapat sembuh dengan perawatan yang tepat, orang tua tetap perlu waspada terhadap tanda-tanda komplikasi, seperti sesak napas, diare berat, atau kejang. Jika gejala tersebut muncul, segera bawa anak ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.

Baca Juga :  Cegah DBD, Dinkes Kota Tangerang Edukasi Pengendalian Perindukan Nyamuk

”Masyarakat diimbau untuk melengkapi imunisasi anak sebagai langkah pencegahan utama terhadap penyakit campak. Dengan imunisasi yang lengkap, risiko penularan dan tingkat keparahan penyakit dapat ditekan secara signifikan.

Dalam upaya tersebut, Dinkes Kota Tangerang membagikan tujuh langkah penanganan pertama yang dapat dilakukan saat anak mengalami campak:

1. Melakukan isolasi mandiri, untuk mencegah penularan kepada anggota keluarga lainnya maupun lingkungan sekitar.

Baca Juga :  Disdukcapil Hadir ke Lapas, 109 Warga Binaan Rekam Identitas

2. Memberikan istirahat total, agar tubuh anak memiliki waktu optimal untuk melawan infeksi.

3. Menjaga hidrasi tubuh, dengan memastikan anak cukup minum untuk mencegah dehidrasi.

4. Mengelola demam dan nyeri, menggunakan obat sesuai anjuran tenaga medis.

5. Pemberian Vitamin A, yang diketahui dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh serta mengurangi risiko komplikasi.

6. Memberikan nutrisi bergizi, guna mendukung proses pemulihan dan menjaga kondisi tubuh tetap kuat.

7. Menciptakan lingkungan yang nyaman, seperti menjaga suhu ruangan tetap sejuk dan bersih agar anak dapat beristirahat dengan baik. (wil/dam)

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Dorong Literasi Digital Lewat Pengajian Bulanan Bersama Masyarakat
Anggota Komisi IV Minta Satpol PP Tutup Lapak Sampah Liar di Ciledug
Pemkot Tangerang Evaluasi Sarpras Karawaci, Maryono Tekankan Transparansi dan Pemerataan
DPMPT SP Perkuat pengawasan TKA ,Guna Meningkatkan Kwalitas SDM Tenaga Kerja Lokal
BPBD Kota Tangerang Optimalkan Peran TRC Demi Respons Bencana Lebih Cepat
Antisipasi Bencana, BPBD Kota Tangerang Latih Evakuasi Darurat di Primaya Hospital
Dinas Pendidikan Kota Tangerang Tetapkan Zonasi Domisili untuk SPMB 2026
May Day Kota Tangerang Ditutup Meriah, Sachrudin Ajak Buruh dan Pengusaha Tumbuh Bersama
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:32 WIB

Pemkot Tangerang Dorong Literasi Digital Lewat Pengajian Bulanan Bersama Masyarakat

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:23 WIB

Anggota Komisi IV Minta Satpol PP Tutup Lapak Sampah Liar di Ciledug

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:13 WIB

Pemkot Tangerang Evaluasi Sarpras Karawaci, Maryono Tekankan Transparansi dan Pemerataan

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:07 WIB

DPMPT SP Perkuat pengawasan TKA ,Guna Meningkatkan Kwalitas SDM Tenaga Kerja Lokal

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:45 WIB

BPBD Kota Tangerang Optimalkan Peran TRC Demi Respons Bencana Lebih Cepat

Berita Terbaru