Dinkes Pandeglang dan Kemenkes Gelar Rakor Pengusulan Alkes Lewat Proyek SOPHI dan InPULS

Jumat, 12 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | PANDEGLANG

Dinas Kesehatan (Dinkes) pemerintah Kabupaten Pandeglang (Pemkab) bersama Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes), menggelar rapat koordinasi (Rakor) untuk supervisi pendampingan pengusulan alat kesehatan melalui proyek Strengthening of Primary Health Care in Indonesia (SOPHI) dan Indonesia-Public Health Laboratory System Strengthening (InPULS)

Dalam rangka usulan Lokus Fasilitas Pelayanan Kesehatan terkait percepatan Pemenuhan Alat Kesehatan, Dinas Kesehatan melalui Bidang SDK seksi Sarana Prasarana dan PKRT melalui Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan (SDK), Sylvianti Tri Maharani, S.Farm, Apt.,MPH menerima Perwakilan Inspektorat Jenderal Kementerian Kesehatan yang akan melakukan Monitoring dan Evaluasi (MONEV) Indonesia Health Systems Strengthening Project SOPHI InPULS_ di wilayah Kabupaten Pandeglang.

Adapun agenda Monev yang dilakukan yaitu melakukan Uji Fisik Ketersediaan Alat Kesehatan (Eksisting) di Puskesmas, terhadap Kebutuhan Usulan Alat Kesehatan yang akan diusulkan melalui Project SOPHI Tahun 2025

Pembahasan terkait Proyek SOPHI dengan perwakilan Inspektorat Jenderal sangat bermanfaat sekali karena menekankan pentingnya usulan alat kesehatan sesuai ketentuan Kemenkes agar puskesmas mendapat bantuan tepat guna dan tepat manfaat.

“Dalam pengusulan proyek ini, dilakukan Validasi untuk memastikan usulan alat kesehatan lewat SOPHI dan InPULS benar-benar sesuai kebutuhan di Puskesmas, tentunya didukung dengan sumber daya yang memadai,” ujar Kabid SDK.

Baca Juga :  Wagub Banten: Shalawat Arahkan Diri Berperilaku Positif

Sylvianti menegaskan, rapat itu juga bertujuan mengidentifikasi kendala dan memastikan proses pengusulan alat kesehatanan tersebut harus selesai dengan masa waktu yang sudah di tentukan.

“Proses usulan tersebut tidak bisa dilakukan secara mendadak atau instan karena harus melalui beberapa tahapan. Namun, Jika tidak diajukan tepat waktu, Kemenkes tidak akan mengalokasikan bantuan,” tegasnya.

“Proyek SOPHI ini berfokus pada penguatan puskesmas, sementara InPULS mendukung dengan peralatan diagnostik dan penunjang layanan di Laboratorium kesehatan masyarakat.” pungkasnya. (ian/dam)

Berita Terkait

Waspada! Tinggi Badan Berkurang pada Lansia Bisa Jadi Tanda Osteoporosis
Dinkes Kota Tangerang Optimalkan Program Cek Kesehatan Gratis di 39 Puskesmas
Terapi Radio Frekuensi, Inovasi Medis untuk Atasi Nyeri Lutut Akibat Pengapuran
Pemkot Tangerang Pastikan Ambulans Gratis 119 Siap Layani Kondisi Darurat, Begini Cara Mengaksesnya
Dinkes Pandeglang Latih Bidan FKTP
Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak, DP3AP2KB Tangsel Perkuat Edukasi Manajemen Stres Dan Dukungan Psikologi Awal
Yuk Jaim Jadi Strategi Kota Tangerang Tekan Risiko Stunting Sejak Dini
Stunting di Kota Tangerang Capai 5,4 Persen, Pencegahan Jadi Prioritas
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 14:17 WIB

Waspada! Tinggi Badan Berkurang pada Lansia Bisa Jadi Tanda Osteoporosis

Senin, 6 Juli 2026 - 15:58 WIB

Dinkes Kota Tangerang Optimalkan Program Cek Kesehatan Gratis di 39 Puskesmas

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:44 WIB

Terapi Radio Frekuensi, Inovasi Medis untuk Atasi Nyeri Lutut Akibat Pengapuran

Rabu, 1 Juli 2026 - 16:58 WIB

Pemkot Tangerang Pastikan Ambulans Gratis 119 Siap Layani Kondisi Darurat, Begini Cara Mengaksesnya

Senin, 29 Juni 2026 - 13:27 WIB

Dinkes Pandeglang Latih Bidan FKTP

Berita Terbaru