Tak Ada Celah! ASN WFA di Tangerang Diawasi Pakai GPS

Jumat, 10 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

TANGERANG – Pemerintah Kota Tangerang mulai menerapkan sistem pemantauan berbasis Global Positioning System (GPS) untuk mengawasi kinerja aparatur sipil negara (ASN) selama kebijakan work from anywhere (WFA). Langkah ini dilakukan guna memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal di tengah penerapan pola kerja fleksibel.

Sekretaris Daerah Kota Tangerang, Herman Suwarman, menegaskan bahwa pada hari pertama pelaksanaan WFA, seluruh layanan publik tetap berjalan normal tanpa hambatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal tersebut disampaikan saat ia meninjau langsung pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tangerang. Dalam peninjauan tersebut, dipastikan unit pelayanan vital tetap beroperasi dengan skema work from office (WFO).

Baca Juga :  Pemkot Diapresiasi DPRD Sabet WTP ke 17 Kali

“Hari pertama WFA, seluruh unit pelayanan tetap berjalan sebagaimana mestinya. Pegawai di sektor pelayanan tidak ada yang bekerja dari rumah,” ujarnya, Jumat (10/4/2026).

Ia menjelaskan, instansi yang berkaitan langsung dengan pelayanan publik seperti Dukcapil, kelurahan, kecamatan, hingga pejabat struktural diwajibkan tetap hadir di kantor. Kebijakan ini diambil untuk menjaga kualitas layanan kepada masyarakat.

“Semua unit pelayanan wajib masuk. Tidak ada WFH untuk sektor tersebut,” tegasnya.

Sementara itu, bagi pegawai nonpelayanan yang menjalankan sistem kerja fleksibel, Pemkot Tangerang menerapkan pengawasan ketat. Salah satunya melalui sistem absensi elektronik yang terintegrasi dengan pelacakan lokasi berbasis GPS.

Baca Juga :  Satpol PP dan Dinsos Tertibkan Belasan PMKS di Wilayah Tangerang

Dengan sistem tersebut, keberadaan pegawai dapat dipantau secara real time, sehingga potensi penyalahgunaan kebijakan WFA dapat diminimalisasi.

“Pengawasan dilakukan melalui absensi elektronik dan pemantauan lokasi berbasis GPS, sehingga keberadaan pegawai tetap terkontrol,” jelas Herman.

Melalui kebijakan ini, Pemkot Tangerang berharap dapat menjaga keseimbangan antara fleksibilitas kerja dan profesionalisme ASN, sekaligus memastikan pelayanan publik tetap prima di tengah adaptasi sistem kerja yang lebih dinamis. (will/dam)

Berita Terkait

Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban
Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban
Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya
Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten
Bupati Tangerang Lantik Dua Komisaris BUMD
Pemkot Tangerang Pastikan Proses Verifikasi Pra SPMB 2026 Berjalan Lancar
Idul Adha 1447 H, LAN Kota Tangerang Perkuat Kepedulian Sosial dan Kebersamaan Melalui Berqurban
Pemkot Tangerang Fokus Benahi Sistem Drainase di Akses Strategis Bandara
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:39 WIB

Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:37 WIB

Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:35 WIB

Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:33 WIB

Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:21 WIB

Bupati Tangerang Lantik Dua Komisaris BUMD

Berita Terbaru

Banten Raya

Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:39 WIB

Banten Raya

Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:37 WIB

Banten Raya

Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:33 WIB

headline

Bupati Tangerang Lantik Dua Komisaris BUMD

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:21 WIB