bantenraya.co | TANGERANG
Ratusan warga Kota Tangerang mengikuti pelatihan dan pembekalan Relawan Masyarakat Bersatu Gotong Royong (Rel MBG) sebagai upaya memperkuat peran masyarakat dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program unggulan Presiden RI, Prabowo Subianto.
Kegiatan yang digelar di Aula Remaja Kuring, Kecamatan Periuk, Selasa (21/04/2026) ini menegaskan pentingnya peran relawan sebagai ujung tombak keberhasilan program di lapangan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Staf Kepresidenan RI, Muhammad Qodari, menekankan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi faktor kunci dalam pelaksanaan program tersebut.
“SDM harus benar-benar bekerja dengan baik. Di sinilah pentingnya peran organisasi seperti Rel MBG,” ujarnya di hadapan para peserta.
Dalam pembekalan tersebut, para relawan mendapatkan materi yang komprehensif, mulai dari standar kualitas gizi hingga aspek keamanan pangan. Qodari menegaskan, seluruh proses harus berjalan sesuai standar yang ketat.
“Target kita adalah zero incident. Tidak ada toleransi terhadap masalah sanitasi dan higienitas,” tegasnya.
Untuk memperkuat pengawasan, pemerintah juga mendorong keterlibatan Badan Pengawas Obat dan Makanan, termasuk rencana menjadikan Kota Tangerang sebagai pilot project pengawasan program MBG.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, menyampaikan bahwa relawan memiliki peran strategis dalam memastikan program berjalan efektif di tengah masyarakat.
“Relawan adalah ujung tombak di lapangan. Dengan semangat gotong royong, kami optimistis program ini dapat berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.
Pemerintah Kota Tangerang juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kapasitas relawan sebagai bagian dari investasi jangka panjang dalam membangun generasi yang sehat dan berkualitas.
“Dengan relawan yang kuat dan gotong royong yang solid, kami yakin Program MBG dapat menjadi gerakan bersama untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan tangguh,” tutup Maryono. (wil/dam)







