bantenraya.co | TANGERANG
Gubernur Andra Soni menganugerahkan Penghargaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tahun 2026 sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi perusahaan, pemerintah daerah, dan pekerja dalam mengimplementasikan budaya kerja yang aman dan sehat.
Dalam sambutannya, Andra Soni menegaskan pentingnya penerapan K3 sebagai prioritas utama di lingkungan kerja. Menurutnya, K3 bukan sekadar kewajiban, melainkan investasi jangka panjang yang berdampak langsung pada peningkatan produktivitas dan keberlanjutan usaha.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Penerapan K3 harus menjadi perhatian utama para pelaku usaha. Ini adalah investasi yang akan berdampak pada peningkatan kinerja dan keberlangsungan perusahaan,” ujarnya.
Salah satu perusahaan yang berhasil meraih penghargaan tersebut adalah PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (pabrik Tangerang). Perusahaan ini memperoleh penghargaan kategori P2HIV/AIDS Platinum serta Penghargaan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) kategori Platinum.
Penghargaan tersebut diterima oleh Head Sustainability PT Indah Kiat Pulp & Paper, Kholisul Fatikhin. Ia menyampaikan rasa syukur sekaligus apresiasi atas pengakuan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Banten melalui Dinas Ketenagakerjaan.
“Tahun ini merupakan tahun ke-15 kami meraih penghargaan P2K3 tingkat provinsi, dan untuk P2HIV/AIDS, sudah tujuh tahun berturut-turut meraih kategori Platinum. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan penerapan K3,” ujarnya.
Menurutnya, penerapan K3 memiliki peran penting dalam menjaga keselamatan tenaga kerja sekaligus menjamin kelancaran proses produksi di perusahaan.
“K3 dilakukan untuk mencegah dan mengurangi risiko kecelakaan kerja, penyakit akibat kerja, serta memastikan seluruh tenaga kerja mendapatkan perlindungan yang layak. Selain itu, penerapan K3 juga menjamin proses produksi berjalan aman dan efisien,” jelasnya.
Dengan capaian tersebut, PT Indah Kiat Pulp & Paper menunjukkan komitmennya dalam menjaga standar keselamatan kerja, sekaligus menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam mengoptimalkan penerapan K3 di lingkungan kerja. (wil/dam)







