Di Era Serba Online, Warga Tangerang Diajak Lebih Cerdas Bertransaksi

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Perindagkop UKM) terus memperkuat literasi masyarakat dengan menggelar Sosialisasi Konsumen Cerdas sebagai langkah preventif untuk melindungi warga dari potensi kerugian dalam transaksi, khususnya di tengah pesatnya perdagangan digital.

Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta dari berbagai lapisan masyarakat dan menghadirkan narasumber dari Direktorat Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga (PKTN) Kementerian Perdagangan RI, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten, BPOM, serta Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Wilayah Kerja I Provinsi Banten.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bidang Perdagangan, M. Ali Furqon, menjelaskan bahwa perkembangan teknologi telah mengubah pola konsumsi masyarakat secara signifikan.

Kini, transaksi jual beli tidak lagi hanya dilakukan secara langsung, tetapi juga semakin dominan melalui platform digital seperti marketplace, media sosial, hingga aplikasi belanja berbasis gawai.

Baca Juga :  Kabar Baik! Mulai Mei 2026, SPBU PT TNG Sediakan Biosolar

“Dengan itu, kegiatan ini mengupayakan, untuk membentuk masyarakat Kota Tangerang yang cerdas, kritis, dan terlindungi dalam melakukan transaksi, baik secara langsung (offline) maupun melalui platform digital (online),” jelas Ali, Kamis (30/4/26).

Menurutnya, kemudahan transaksi digital memang memberikan banyak keuntungan, namun juga menghadirkan tantangan baru berupa meningkatnya risiko penipuan, produk ilegal, barang tidak sesuai, hingga kerugian akibat kurangnya ketelitian konsumen.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih bijak sebelum membeli produk, baik online maupun offline, dengan memperhatikan sejumlah aspek penting seperti:

  • Legalitas produk atau izin edar
  • Tanggal kedaluwarsa
  • Keaslian produk
  • Kesesuaian spesifikasi barang
  • Reputasi penjual atau platform

“Ketidaktelitian dalam bertransaksi dapat berpotensi menimbulkan kerugian, baik secara materiil maupun waktu. Hal ini yang diedukasi untuk mengurangi hal-hal yang tak diinginkan dalam dunia transaksi perdagangan,” katanya.

Selain edukasi terkait perilaku konsumsi yang cerdas, peserta juga diberikan pemahaman mengenai hak-hak konsumen serta jalur penyelesaian apabila mengalami kerugian dalam transaksi.

Baca Juga :  IKPP Tangerang dan Pemprov Banten Kolaborasi Hijaukan Lahan di Brigif 87

Salah satu mekanisme yang disosialisasikan adalah pemanfaatan Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), yang dapat menjadi alternatif penyelesaian sengketa di luar jalur pengadilan.

Langkah ini penting agar masyarakat tidak hanya memahami cara bertransaksi yang aman, tetapi juga mengetahui perlindungan hukum yang tersedia apabila haknya dilanggar.

Melalui kegiatan ini, Pemkot Tangerang berharap masyarakat semakin adaptif menghadapi perubahan pola perdagangan modern tanpa kehilangan kewaspadaan.

Di tengah era digital yang serba cepat, konsumen tidak cukup hanya menjadi pembeli aktif, tetapi juga harus menjadi konsumen yang kritis, teliti, dan paham haknya.

Dengan meningkatnya literasi konsumen, diharapkan ekosistem perdagangan di Kota Tangerang semakin sehat, aman, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat. (wil/dam)

Berita Terkait

Sachrudin: Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas Harus Selalu Jadi Garda Terdepan Warga
TK Durrotul Hikmah Ajak Siswa Kenal Pertanian Lewat Panen Raya
Demi Sungai Lebih Sehat, 50 Botol Ekoenzim Dituangkan di Pakujaya
Demi Kelancaran dan Keselamatan, Perlintasan KA Poris Mulai Dikebut
UPTD PPD Samsat Ciledug Siap Jalani Intruksi Bapenda Provinsi
Mulai Mei, Urus Pajak Kendaraan Bekas di Banten Makin Gampang
Cek Kesehatan Gratis! Hari Posyandu Nasional Jadi Momentum Warga Tangerang
UMKM Tangerang Naik Kelas, Dekranasda Perkuat Kolaborasi di Pameran Kriya
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 15:44 WIB

Sachrudin: Damkar, Satpol PP, dan Satlinmas Harus Selalu Jadi Garda Terdepan Warga

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

TK Durrotul Hikmah Ajak Siswa Kenal Pertanian Lewat Panen Raya

Kamis, 30 April 2026 - 14:39 WIB

Demi Sungai Lebih Sehat, 50 Botol Ekoenzim Dituangkan di Pakujaya

Kamis, 30 April 2026 - 13:26 WIB

Di Era Serba Online, Warga Tangerang Diajak Lebih Cerdas Bertransaksi

Kamis, 30 April 2026 - 13:22 WIB

Demi Kelancaran dan Keselamatan, Perlintasan KA Poris Mulai Dikebut

Berita Terbaru