Demi Sungai Lebih Sehat, 50 Botol Ekoenzim Dituangkan di Pakujaya

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERPONG

Upaya menjaga kelestarian lingkungan terus diwujudkan melalui langkah sederhana namun berdampak nyata. Perwakilan CSR PT Indah Kiat Pulp & Paper bersama penyuluh Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKPP3), Kelompok Wanita Tani (KWT) Good Farm, serta warga RW 11 Pakujaya, Gardenia Loka, Serpong Utara, menggelar aksi penuangan ekoenzim ke aliran sungai setempat, Kamis (30/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebanyak 50 botol ekoenzim dituangkan langsung ke sungai sebagai langkah awal memperbaiki kualitas air, mengurangi pencemaran, sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan sekitar.

Ekoenzim sendiri merupakan cairan hasil fermentasi limbah organik rumah tangga yang dikenal memiliki manfaat ekologis, seperti membantu menetralkan zat berbahaya, mengurangi bau tidak sedap, serta mendukung perbaikan kualitas ekosistem air.

Salah satu perwakilan kegiatan menjelaskan bahwa aksi ini bukan sekadar simbolis, melainkan bagian dari upaya nyata memperbaiki kondisi sungai yang terdampak aktivitas domestik.

Baca Juga :  Polisi Terapkan "One Way" di Simpang Gadog

“Tujuannya untuk menetralkan dan memperbaiki ekosistem air sungai, mengikat zat-zat negatif, serta mengurangi bau. Harapannya air menjadi lebih sehat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat agar lebih bijak dalam mengelola limbah rumah tangga, khususnya sampah organik yang dapat diolah menjadi solusi ramah lingkungan.

Ketua KWT Good Farm, Menik Dwi Wahyuni, menilai kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat penting dalam membangun budaya peduli lingkungan dari tingkat komunitas.

“Gerakan ini bukan hanya soal menuangkan ekoenzim, tapi juga membangun kebiasaan baru di masyarakat agar lebih peduli terhadap limbah rumah tangga dan kondisi sungai. Kami berharap kegiatan ini bisa berkelanjutan dan melibatkan lebih banyak warga,” kata Menik.

Menurutnya, perubahan besar terhadap lingkungan sering kali berawal dari tindakan kecil yang dilakukan secara konsisten oleh masyarakat.

Sementara itu, Head Sustainability PT Indah Kiat Pulp & Paper, Kholisul Fatikhin, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan.

Baca Juga :  TK Durrotul Hikmah Ajak Siswa Kenal Pertanian Lewat Panen Raya

“Kami mendorong inisiatif sederhana namun berdampak seperti ini sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan perusahaan. Ekoenzim menjadi salah satu solusi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberdayakan masyarakat untuk ikut terlibat langsung dalam menjaga ekosistem,” jelasnya.

Melalui sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan mampu menjadi contoh praktik pengelolaan lingkungan berkelanjutan yang mudah direplikasi di wilayah lain.

Selain membantu memperbaiki kualitas air sungai di RW 11 Pakujaya, aksi ini juga memperkuat pesan bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau perusahaan, melainkan tanggung jawab bersama.

Dengan konsistensi dan keterlibatan lebih luas, gerakan sederhana seperti pemanfaatan ekoenzim berpotensi menjadi langkah nyata menuju lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. (wil/dam)

Berita Terkait

Polsek Pasar Kemis Sisir Titik Rawan Kriminalitas
Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,26 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Premiere Bintaro Hadirkan Paket “School Break Staycation” dengan Beragam Fasilitas Eksklusif dan Diskon Perawatan Kecantikan Premium
Wakil Walikota Minta ASN menjadi Garda Terdepan Komunikator yg Baik ,Wujudkan Pelayanan Prima kepada Masyarakat .
Stunting di Kota Tangerang Capai 5,4 Persen, Pencegahan Jadi Prioritas
Hari Lingkungan Hidup 2026, IKPP Tangerang Hijaukan Pesisir Utara dengan 10.000 Mangrove Langka
Pemkot Tangerang Percepat Normalisasi Situ Bulakan, Progres Pekerjaan Capai 80 Persen
Jaga Ketertiban Kawasan GOR Gondrong, Pemkot Tangerang Terapkan Pendekatan Persuasif ke PKL
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 15 Juni 2026 - 10:29 WIB

Polsek Pasar Kemis Sisir Titik Rawan Kriminalitas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:28 WIB

Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,26 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni

Jumat, 12 Juni 2026 - 14:08 WIB

Sambut Libur Sekolah, Hotel Santika Premiere Bintaro Hadirkan Paket “School Break Staycation” dengan Beragam Fasilitas Eksklusif dan Diskon Perawatan Kecantikan Premium

Kamis, 11 Juni 2026 - 10:52 WIB

Wakil Walikota Minta ASN menjadi Garda Terdepan Komunikator yg Baik ,Wujudkan Pelayanan Prima kepada Masyarakat .

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:34 WIB

Stunting di Kota Tangerang Capai 5,4 Persen, Pencegahan Jadi Prioritas

Berita Terbaru