Gubernur Jawa Barat Minta Pemda Cek Ulang Struktur Bangunan di Wilayah Rawan Gempa

Kamis, 4 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin.

Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin.

bantenraya.co | JAWABARAT

Gempa bumi dengan kekuatan M 4,8 mengguncang Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Minggu (31/12/2023), yang menyebabkan seribuan rumah rusak. Menyikapi situasi ini, Penjabat Gubernur Jabar, Bey Machmudin, memberikan peringatan kepada seluruh daerah di Jawa Barat untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana alam, termasuk gempa bumi.

Bey menyatakan bahwa Jawa Barat termasuk wilayah yang rawan terjadi gempa bumi, dan ia mengacu pada peta yang sudah disusun dengan zona bahaya yang ditandai dengan warna merah. Ia menekankan perlunya kewaspadaan di wilayah tersebut.

Dalam rangka mengurangi dampak gempa, Bey menginginkan penyesuaian struktur bangunan di wilayah-wilayah rawan. Sebagai contoh, ia merujuk pada kebijakan ketat perizinan mendirikan bangunan di Jepang, yang juga rawan gempa. Di Jepang, bangunan wajib menjalani pemeriksaan keselamatan secara rutin setiap 10 tahun untuk memastikan tetap tahan gempa dan aman untuk dihuni.

Baca Juga :  Gubernur Banten: Kesiapsiagaan Bencana Semua Harus Sinergi

Bey menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mengecek kondisi bangunan di wilayah rawan gempa. Ia juga menyatakan bahwa bangunan yang rusak di Sumedang akan dibangun ulang dengan struktur yang tahan gempa.

“Kami dengan Pemkot Pemkab meminta mengecek ulang. Minimal seperti di Sumedang ini pembangunan yang rumah rusak akan menyesuaikan dengan struktur tahan gempa,” ungkap Bey. (*)

Penulis : il

Berita Terkait

Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor
DPRD Dorong Urban Farming di Kota Tangerang Solusi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga
DPRD Tangsel Dorong Penanganan Drainase dan Mitigasi Jangka Panjang
Sekolah Baru untuk Generasi Muda, SMPN 26 Mulai Dibangun
Perumda Tirta Benteng Dorong Transformasi Digital untuk Tingkatkan Layanan Air Minum
Bupati Tangerang Raih Penghargaan Top BUMD Award 2026
Bapenda Lebak Dorong Digitalisasi Daerah Lewat Rakor TP2DD
DPMPT SP Mempermudah Pembuatan NIB Pasar Anyar Jadi Pusat Pemantauan Harga dan Layanan Usaha
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 15:44 WIB

Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor

Kamis, 16 April 2026 - 15:20 WIB

DPRD Dorong Urban Farming di Kota Tangerang Solusi Ketahanan Pangan dan Stabilitas Harga

Kamis, 16 April 2026 - 15:17 WIB

DPRD Tangsel Dorong Penanganan Drainase dan Mitigasi Jangka Panjang

Rabu, 15 April 2026 - 15:19 WIB

Sekolah Baru untuk Generasi Muda, SMPN 26 Mulai Dibangun

Selasa, 14 April 2026 - 15:46 WIB

Perumda Tirta Benteng Dorong Transformasi Digital untuk Tingkatkan Layanan Air Minum

Berita Terbaru

headline

Aktivis Lingkungan Tanam 5.000 Mangrove di Pesisir Tangerang

Kamis, 16 Apr 2026 - 18:45 WIB

headline

Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:44 WIB

Banten Raya

741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:42 WIB

headline

Pemkot Tangerang Lanjutkan Perbaikan Jalan Sangego–Bayur

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:40 WIB