bantenraya.co | TANGERANG
Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan di kota ini, Penjabat Wali Kota Tangerang,Nurdin, terus mengajak masyarakat untuk memanfaatkan ruang lokal untuk pertanian perkotaan yang produktif.
“Dalam mencapai ketahanan pangan dan kedaulatan pangan, kita harus memulainya di komunitas kita sendiri,” ungkap Nurdin saat memghadiri kegiatan menanam padi bersama Kelompok Tani (KT) Rawa Depan Jaya, di Kecamatan Belendung, Benda, pada Rabu (10/1/2024).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya mengajak masyarakat untuk terlibat dalam pertanian perkotaan di lahan yang tersedia di sekitar rumah mereka. Keberhasilan kelompok tani di sini menunjukkan bahwa dengan ruang terbatas, produktivitas tetap dapat dicapai,” tekan Nurdin.
Selanjutnya, Nurdin mendorong para aktivis dan lembaga pemerintah terkait untuk mengembangkan Kelompok Tani dan desa tematik menjadi destinasi agrowisata. Menurutnya, hal ini dapat merangsang tidak hanya produktivitas sektor pertanian tetapi juga berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi.
“Pertanian di lahan perkotaan terbatas di kota metropolitan seperti Tangerang adalah sesuatu yang langka, unik, dan istimewa. Oleh karena itu, keunikan dan kelangkaan ini dapat menjadi peluang baru untuk meningkatkan bukan hanya produksi pertanian tetapi juga ekonomi lokal,” terang Nurdin.
Dia meminta kepada departemen pemerintah terkait seperti Dinas Ketahanan Pangan (DKP) dan Kantor Pariwisata untuk berkolaborasi sambil melibatkan pengelola Kelompok Tani, Asosiasi Petani, dan tentu saja, masyarakat.
Sementara itu, Mustari, pegiat KT Rawa Depan Jaya sekaligus Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Benda mengungkapkan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kota Tangerang atas dukungan dan kontribusinya dalam mengembangkan pertanian perkotaan di wilayah tersebut.
“Kami berterima kasih kepada Wali Kota Pj atas bimbingan dan motivasinya, dan juga menyampaikan terima kasih kepada petugas lapangan dari DKP yang secara konsisten membimbing dan membimbing kami semua dalam mengembangkan pertanian di sini,” ujar Mustari. (*)
Penulis : ali
Editor : dwi teguh







