Hasanuddin Bije: Selamat Datang Penjabat ‘’Dropingan’’

Selasa, 26 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hasanuddin Bije (dok /istimewa)

Hasanuddin Bije (dok /istimewa)

bantenraya.co | TANGERANG

Ditunjuknya Doktor Nurdin sebagai Penjabat Walikota Tangerang mematik statemen pengamat sosial, politik dan pemerintahan Kota Tangerang, Hasanuddin Bije. Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kota Tangerang ini mengaku kecewa. Pasalnya, aspirasi masyoritas masyarakat Kota Tangerang menginginkan pejabat pengganti Arief-Sachrudin berasal dari ‘’internal’’ Kota Tangerang.

‘’Dewan sudah mengusulkan tiga nama penjabat. Semuanya pejabat madya, yang secara aturan memenuhi syarat untuk ditunjuk sebagai penjabat kepala daerah. Usulan dewan itu atas aspirasi masyarakat. Namun, suara itu tak didengarkan Mendagri,’’ sebut Bije.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bije lantas mengkritik Permengdagri nomor 4 tahun 2023. Aturan tersebut, kata dia, telah mengebiri dan merampas hak otonomi dan suara rakyat, termasuk Kota Tangerang.

Baca Juga :  Toko Berkedok Jual Plastik Simpan Ratusan Botol Miras

Dijelaskan, seharusnya pada pasal 9 dalam permendagri tersebut tidak perlu lagi mencantumkan butir a dan b, sehinga pengusulan penjabat kepala daerah cukup dengan usulan DPRD melalui ketua DPRD, sebagaimana yg tertuang dalam butir c dalam permendagri  tersebut.

‘’Jika tiga nama yang diusulkan oleh dewan  tidak memenuhi syarat barulah kewenangan penjabat dilimpahkan kepada gubernur atau mendagri,’’ tegasnya.

‘’Jadi jelas, peraturan yang dibuat termasuk Permendagri nomor 4 th 2023 hanya akal-akalan pusat saja, agar butir c adalah bagian dari aspirasi,’’ tambahnya.

Bije bahkan menyebut, dari 2,2 juta penduduk Kota Tangerang tak ada satupun yg mengenal Nurdin.

Baca Juga :  Exit Tol Paramount Petals Mulai Dibangun, Pj Bupati Sebut Bisa Datangkan Investor dan Urai Kemacetan

‘’Begitu pula kalau kita tanya Saudara Nurdin, tau ga Jalan Gang Ambon di Pinang atau Gang Tangga Asem di Sewan, pasti dia tidak tau,’’ tandas pria berkaca mata ini.

Bije menyebut, pertanyaan itu mengisyaratkan untuk menjadi kepala wilayah harus tahu dulu tentang lingkungan dan masyarakat yang akan dipimpin sehingga menjadi mudah untuk melanjutkan pembangunan, termasuk di Kota Tangerang.

‘’Patut diduga dengan mendroping penjabat walikota dari pusat ada kepentingan politik 2024 yang mungkin tidak akan mampu diemban oleh calon penjabat yang diusulkan dewan,’’ ungkapnya. (*)

Penulis : red

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Optimalkan Penataan Jalan Kiasnawi sebagai Kawasan Strategis Perkotaan
Tekan Angka Stunting, Pemkot Tangerang Fokus pada Pencegahan Kasus Baru
Sachrudin-Maryono Perkuat Sinergi Forkopimda Demi Stabilitas Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Perluas Program Sekolah Swasta Gratis, Ini Ketentuan Lengkapnya
Stunting di Kota Tangerang Capai 5,4 Persen, Pencegahan Jadi Prioritas
Pemkot Tangerang Pastikan Kerusakan Jembatan Kaca Berendeng Segera Ditangani
Pemkot Tangerang Percepat Normalisasi Situ Bulakan, Progres Pekerjaan Capai 80 Persen
Prakiraan Cuaca Kota Tangerang 8–14 Juni Cuaca Cenderung Cerah hingga Berawan
Berita ini 253 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:27 WIB

Pemkot Tangerang Optimalkan Penataan Jalan Kiasnawi sebagai Kawasan Strategis Perkotaan

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:20 WIB

Tekan Angka Stunting, Pemkot Tangerang Fokus pada Pencegahan Kasus Baru

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:47 WIB

Sachrudin-Maryono Perkuat Sinergi Forkopimda Demi Stabilitas Kota Tangerang

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:41 WIB

Pemkot Tangerang Perluas Program Sekolah Swasta Gratis, Ini Ketentuan Lengkapnya

Kamis, 11 Juni 2026 - 09:34 WIB

Stunting di Kota Tangerang Capai 5,4 Persen, Pencegahan Jadi Prioritas

Berita Terbaru