bantenraya.co | TANGERANG
Kejadian pilu tragedi Pemilu 2019 yang banyak menelan korban jiwa anggota KPPS, di sebabkan kelelahan kembali terulang. Salah seorang petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Kabupaten Tangerang, Banten dilaporkan meninggal dunia diduga akibat kelelahan saat melaksanakan tugas pada Pemilu 2024.
Dari Informasi yang berhasil dihimpun bantenraya.co Kamis (15/2), bahwa petugas KPPS itu bernama Satriawan dengan usia sekitar (44), warga Pasar Kemis.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Puskesmas Pasar Kemis dr Salwah, membenarkan kabar meninggalnya seorang petugas KPPS atas nama Satriawan tersebut.
“Iya, betul. Ada petugas KPPS dilaporkan meninggal, dari informasi yang kita terima meninggal pada pukul 19.30 WIB,” katanya.
Diterangkan Salwah, sebelum dinyatakan meninggal dunia, petugas penyelenggara pemungutan suara itu tidak sadarkan ketika proses penghitungan surat suara. Sehingga, para petugas di lokasi pun nakes langsung memberikan bantuan medis dengan membawanya ke klinik terdekat sebagai upaya penanganan.
Namun, tak lama setelah diperiksa petugas kesehatan, kondisinya kian kritis hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.
“Dari laporan, petugas KPPS ini awalnya pingsan, kemudian dibawa ke klinik terdekat. Dan begitu sampai dan diperiksa sudah meninggal,” ujarnya.
Salwa juga menyampaikan, jika almarhum Satriawan yang bertugas sebagai KPPS di tempat pemungutan suara (TPS) 86, Kelurahan Sindang Sari ini diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.
“Dari keterangan pihak keluarga memang dia ini memiliki darah tinggi, karena hasil pemeriksaan tensi tekanan darahnya itu sampai 140,” tuturnya.
Mengenai penyebab pasti atas meninggalnya petugas KPPS itu, tim kesehatan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melakukan penelitian lebih dalam.
“Untuk lebih pastinya nanti kami sampaikan lagi, karena sekarang petugas medis juga masih di lapangan untuk pengecekan,” tandasnya. (*)
Penulis : ard
Editor : dwi teguh







