bantenraya.co | TANGERANG
Organisasi kemasyarakatan Front Banten Bersatu meminta Sekretaris Daerah (Sekda) Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid untuk mencabut semua baliho Calon Bupati Tangerang. Hal tersebut mengingat saat ini Maesyal Rasyid masih berstatus aktif sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Ahmad Sopian, Sekjen Front Banten Bersatu menuturkan, munculnya baliho-baliho Sekda Tangerang sebagai calon Bupati Tangerang viral di media sosial dan menjadi sorotan media massa. Hal tersebut dikhawatirkan dapat menyulut konflik kepentingan pribadi, kelompok, maupun golongan, serta berdampak negatif kepada citra ASN sebagai profesi yang netral.
Untuk itu, aktivis kelahiran Tangerang ini meminta Maesyal Rasyid untuk menurunkan baliho terkait calon Bupati Tangerang. Apabila Maesyal Rasyid tetap tutup mata, maka lebih baik mengundurkan diri sebagai ASN.
Menurut Sopian, dirinya melihat Maesyal Rasyid saat ini mengeluarkan jurus aji mumpung. Karena Maesyal Rasyid menjabat Sekda Tangerang.
“Bukan tidak mungkin Maesyal Rasyid yang menjabat Sekda Tangerang, memerintahkan atau mengintervensi ASN untuk mendukung dirinya,” terang Sopian, Kamis (18/04/2024).
Lebih lanjut Sopian menjelaskan, sudah menjadi rahasia umum apabila baliho Maesyal Rasyid yang memasang para ASN Kabupaten Tangerang.
“Status ASN Maesyal Rasyid menyulut konflik kepentingan. Untuk itu, pilihannya mundur dari ASN atau mencopot baliho,” tegas Sopian.
Sementara itu, Moch. Maesyal Rasyid saat diminta keterangan melalui telepon selullernya tidak merespon. Di WhatsApp tidak membalas, begitu juga saat ditelepon tidak menjawab. (*)
Penulis : mas
Editor : dwi teguh







