bantenraya.co | TANGERANG
DPD PDI Perjuangan Propinsi Banten mulai melakukan tahapan interview para bakal calon kepala daerah, yang mendaftar dipenjaringan Pilkada Banten 2024.
Ketua Tim Penjaringan Pilkada Banten 2024, Muhlis menuturkan, kandidat bakal calon kepala daerah yang telah mengembalikan formulir pendaftaran di DPD dan DPC PDI Perjuangan di kabupaten dan kota yang ada di Banten, wajib di interview.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Semuanya kita undang ke DPD PDIP Banten untuk diinterview,” kata Muhlis, yang juga Ketua Bapilu DPD PDI Perjuangan Banten.
Dijelaskan mantan Ketua Fraksi DPRD Kabupaten Tangerang ini, untuk daerah Tangerang, ada 17 kandidat yang telah mengembalikan formulir. Kabupaten Tangerang ada sembilan kandidat, Kota Tangerang 6 dan Kota Tangsel 2.
Untuk Kota Tangsel, tambahnya, yang mendaftar ke DPC PDIP Tangsel hanya Benyamin Davnie dan Pilar Saga Ichsan.
“Tangsel sudah kelar, kemarin Benyamin telah kita undang untuk diinterview,” ujarnya.
Sedangkan untuk kabupaten dan Kota Tangerang, sambung Muhlis, di jadwalkan Kamis (09/05/2024) ke 15 kandidat akan diinterview.
“Setelah melalui berbagai tahapan dan interview, seluruh kandidat yang telah di interview akan kita kirim namanya ke DPP PDIP,” pungkasnya.
Ketika disinggung kapan akan dikirim seĺuruh nama bakal calon kepala daerah di Banten dari PDIP, Muhlïs menjawab akhir bulan ini 31 Mei 2024.
“Termasuk 6 kandidat bakal calon Gubernur Banten akan kita kirim ke DPP,” tandasnya.
Seperti diketahui, penjaringan bakal calon bupati dan walikota telah digelar DPC PDIP. Untuk wilayah Tangerang Raya, praktis hanya Kabupaten Tangerang yang diperkirakan akan terjadi persaingan sengit, antara Sekda Maesyal Rasyid dan mantan Wabup Mad Romli dipenjaringan PDI Perjuangan, meskipun ada tujuh nama lainya termasuk Ketua DPC PDIP Kabupaten Tangerang Irvansyah.
Namun dari ungkapan berbagai pengamat politik, langkah Irvansyah cukup berat untuk terpilih.
Berbeda dengan Kabupaten Tangerang, langkah Benyamin Davnie di Kota Tangsel dan Sachrudin di Kota Tangerang, akan terbilang lebih mulus, sebab belum ada kandidat yang sepadan.
Bahkan, Benyamin Davnie jika tidak ada aral melintang dipastikan akan di dukung PDIP, sebab tidak ada kandidat lain yang mendaftar. (*)
Penulis : ard
Editor : dwi teguh







