bantenraya.co | TANGERANG
Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pendidikan (Dindik) resmi memulai sosialisasi tahapan Pra-Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027 sebagai langkah awal memastikan proses penerimaan peserta didik baru berjalan transparan, adil, dan mudah diakses seluruh lapisan masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, menegaskan bahwa seluruh mekanisme penerimaan siswa tahun ini telah dirancang berdasarkan regulasi yang ketat dengan mengedepankan prinsip keterbukaan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tahapan Pra-SPMB sendiri telah dimulai sejak 13 April 2026 dan kini memasuki fase sosialisasi secara masif kepada masyarakat agar calon peserta didik maupun orang tua memahami alur pendaftaran secara menyeluruh sebelum pelaksanaan utama pada Juni 2026 mendatang.
Menurut Wahyudi, tahap Pra-SPMB menjadi fondasi penting yang wajib diperhatikan karena berkaitan langsung dengan kesiapan administrasi awal, khususnya kepemilikan PIN sebagai syarat utama mengikuti proses pendaftaran.
“Pra-SPMB ini menjadi tahapan yang sangat penting karena seluruh masyarakat harus sudah memiliki PIN pada saat nanti mendaftar dalam SPMB. Ini adalah alur wajib yang harus diikuti agar proses pendaftaran pada Juni nanti berjalan lancar, tertib, dan tanpa hambatan,” jelasnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Tangerang juga telah melakukan berbagai persiapan teknis untuk memastikan sistem pendaftaran berbasis digital dapat berjalan optimal tanpa kendala berarti, terutama saat terjadi lonjakan akses serentak.
Mitigasi yang dilakukan mencakup penguatan kapasitas bandwidth, kesiapan server, serta optimalisasi infrastruktur teknologi informasi agar masyarakat dapat mengakses layanan dengan aman dan nyaman.
“Kami telah melakukan mitigasi sistem, termasuk menjaga kapasitas bandwidth agar tidak terjadi kendala saat pendaftaran serentak. Melalui sistem yang terbuka dan berbasis teknologi informasi ini, kami menjamin prinsip transparansi,” tambah Wahyudi.
Dalam pelaksanaannya, Dindik Kota Tangerang memastikan seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama melalui berbagai jalur penerimaan yang telah disediakan, mulai dari jalur afirmasi, domisili, hingga prestasi.
Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan pemerataan akses pendidikan sekaligus memberikan ruang yang adil bagi seluruh calon peserta didik sesuai kondisi dan potensi masing-masing.
Pemkot Tangerang menegaskan, sosialisasi Pra-SPMB bukan sekadar tahapan administratif, tetapi juga bagian dari komitmen membangun sistem pendidikan yang akuntabel, modern, dan berkeadilan.
Melalui keterbukaan informasi sejak awal, masyarakat diharapkan dapat lebih siap menghadapi proses penerimaan murid baru, sekaligus meminimalisir kesalahan administrasi maupun kebingungan saat pendaftaran resmi dibuka.
Dengan sistem yang semakin tertata, Kota Tangerang terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan layanan pendidikan yang merata, transparan, dan berkualitas bagi seluruh masyarakat. (wil/dam)







