Banten Lama Direvitalisasi, Wisata Religi Dibidik Melonjak

Rabu, 1 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten berkomitmen untuk melanjutkan program revitalisasi situs peninggalan Kesultanan Banten. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat daya tarik wisata budaya, sejarah, dan religi di kawasan Banten Lama, Kota Serang.

Rencana kelanjutan revitalisasi tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Banten, Andra Soni, dalam acara Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin yang berlangsung di Masjid Agung Kesultanan Banten, Kasemen, Senin malam (30/3/2026). Dalam sambutannya, Andra mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersinergi mendukung pelestarian warisan sejarah tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Program revitalisasi ini bertujuan untuk meningkatkan potensi peninggalan Kesultanan Banten. Pemprov Banten terus mendukung pelestarian budaya sekaligus memperkokoh persatuan menuju Banten maju, adil merata, tidak korupsi,” ujar Andra Soni.

Andra menjelaskan bahwa Sultan Maulana Hasanuddin, putra dari Sunan Gunung Jati, merupakan sosok pendiri sekaligus Sultan pertama yang membawa Banten pada masa kejayaan. Menurutnya, banyak keteladanan yang dapat dipetik dari perjuangan sang Sultan, baik dalam menyebarkan syiar Islam maupun dalam pembangunan daerah.

Baca Juga :  Kampung Darling, Inspirasi Cemerlang dalam Pengolahan Sampah Lingkungan

“Di bawah kepemimpinan Sultan Maulana Hasanuddin, Banten bertransformasi menjadi kota pelabuhan yang sangat berpengaruh. Banten menjadi pusat perdagangan besar dan penghubung utama bagi pedagang dari India, Arab, Tiongkok, hingga berbagai wilayah di Nusantara,” imbuhnya.

Melalui momentum haul ini, Gubernur juga mengajak masyarakat untuk berdoa bagi keselamatan dan kesejahteraan Banten. Ia berharap peringatan ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dalam memperjuangkan kemajuan daerah.

“Haul ini adalah penguat bagi kita semua untuk terus meneladani semangat perjuangan dan kepemimpinan beliau dalam kehidupan sehari-hari,” ucapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Wakil Menteri Sosial RI, Agus Jabo Priyono, yang turut hadir memberikan apresiasi. Ia mendorong agar Haul Agung Sultan Maulana Hasanuddin dikembangkan menjadi salah satu agenda nasional. Hal ini dinilai penting untuk menarik wisatawan dari luar Banten agar berkunjung ke kawasan situs kesultanan.

Baca Juga :  Antisipasi Kekeringan, Disperkimtan Monitoring Sumur Dalam

“Sultan Maulana Hasanuddin adalah jejak sejarah yang harus kita uri-uri (jaga) dan ambil hikmahnya,” kata Agus Jabo.

Ia menambahkan bahwa Sultan Maulana Hasanuddin telah meletakkan tiga pilar utama dalam tata kelola kemasyarakatan yang menjadi konsep berbangsa dan bernegara. Ketiga pilar tersebut disimbolkan melalui infrastruktur yang ada di Banten Lama.

“Tiga pilar ini adalah politik yang disimbolkan dengan Istana Surosowan, spiritual melalui Masjid Agung, dan perekonomian melalui Pelabuhan Karangantu. Konsep ini kemudian diterapkan pada berbagai kerajaan dan kota di tanah Jawa,” jelasnya.

Menurut Agus, momentum haul ini harus menjadi titik balik untuk membangkitkan kembali kearifan lokal dan keluhuran budi pekerti para leluhur. “Tujuannya agar bangsa kita memiliki jati diri yang kuat, menjadi bangsa yang besar, dan bangsa yang hebat,” pungkasnya. (hed/dam)

Berita Terkait

Bupati Tangerang Jumling Janji Perjuangkan Aspirasi, Masyarakat Kelapa Dua Jangan Janji Melulu
Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Komitmen Ciptakan Kota Layak Anak
Jadi Sumber Inspirasi, Wabup Resmikan Perpustakaan Modern di Lingkup Kantor Kecamatan Kelapa Dua
Asistensi SAKIP Dibuka, Sekda Dorong Penguatan Akuntabilitas Kinerja
APBD 2025 Rampung Dipertanggungjawabkan, Pemkot Tangerang Fokus Susun Pembangunan 2027
Pimpin Evaluasi Kewilayahan, Sachrudin Tekankan Pentingnya Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat
Pemkab Serang Perluas Perlindungan, 32.600 Pekerja Rentan Desa Kini Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan
KTP Hilang Tak Perlu Bingung, Berikut Alur Pengurusannya di Kota Tangerang
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bupati Tangerang Jumling Janji Perjuangkan Aspirasi, Masyarakat Kelapa Dua Jangan Janji Melulu

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:06 WIB

Hari Anak Nasional 2026, Pemkot Tangerang Perkuat Komitmen Ciptakan Kota Layak Anak

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:02 WIB

Jadi Sumber Inspirasi, Wabup Resmikan Perpustakaan Modern di Lingkup Kantor Kecamatan Kelapa Dua

Kamis, 16 Juli 2026 - 13:19 WIB

Asistensi SAKIP Dibuka, Sekda Dorong Penguatan Akuntabilitas Kinerja

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:08 WIB

APBD 2025 Rampung Dipertanggungjawabkan, Pemkot Tangerang Fokus Susun Pembangunan 2027

Berita Terbaru