bantenraya.co | TANGERANG
Beternak burung perkutut ternyata menjanjikan nilai ekonomis. Burung yang memiliki keindahan suaranya ini, ternyata memiliki harga jual yang terbilang fantastis.
Mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah siap diraup oleh pelaku usaha burung perkutut.Saat ini, sudah banyak masyarakat Balaraja, Kabupaten Tangerang melirik dan melakoni usaha burung perkutut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Salah satunya ialah Deni Gembel, yang berhasil melakoni usaha burung perkutut dan meraup keuntungan hingga jutaan rupiah sekali jual.
Deni mendirikan Komunitas perkutut yang ia bernama Koloni.
Burung perkutut yang diternak di Koloni, merupakan burung perkutut berbagai macam jenis, yang biasa dijualnya bisa mencapai puluhan juta.
Bahkan pria yang saat ini menjabat Ketua DPD Desa Bersatu, Provinsi Banten tersebut mengatakan, jika burung-burung perkutut miliknya pernah hendak dibeli dan ditukar dengan satu unit mobil Toyota Veloz.
“Saya dulu sampai pernah dikasih satu mobil Toyota Veloz yang hendak ditukar dengan perkutut yang ia kasih nama Pak Haji,” beber Deni.
Lebih lanjut Deni memaparkan, karena burung tersebut merupakan perkutut kesayangannya. Dirinya tidak mau melepasnya.
Biasanya Deni melepas burung-burung ternaknya mulai umur satu bulan, tergantung permintaan dari pembeli.
“Beternak perkutut itu jangan melulu memikirkan untung. Jauh lebih penting harus pakai hati, sehingga bisnis ini akan semakin menghasilkan cuan,” ujarnya. (*)
Penulis : Mas
Editor : Mas







