Dedy Chandra Biasa di Sebut ‘Om Polos Banget’ Dipenjara Terkait Kasus Pencemaran

Kamis, 22 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RMN | bantenraya.co

TikToker yang memiliki akun @ompolosbanget, Dedy Chandra, kembali terjerat kasus hukum. Dalam perkara ini, Dedy Chandra dinyatakan bersalah atas dugaan pencemaran nama baik dan dihukum dua tahun penjara serta denda sebesar Rp50 Juta. Kasus ini dilaporkan oleh PT Mandiri Bangun Makmur (MBM).

Pada tahun 2023, Dedy Chandra ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian atas kasus dugaan pencemaran nama baik. Penetapan tersebut terjadi setelah Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya menerima laporan dari seseorang berinisial NS. Meskipun Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntut Dedy Chandra dengan hukuman 4 tahun 6 bulan penjara, hakim memberikan vonis lebih rendah, yakni 2 tahun penjara. Pihak Dedy Chandra menerima keputusan tersebut dengan penuh penghargaan.

“Kami menghormati vonis Hakim terhadap klien kami, meskipun tuntutan JPU sebelumnya adalah 4 tahun 6 bulan, akhirnya vonisnya 2 tahun,” ujar Victor R.M. Sohilait, kuasa hukum Dedy Chandra.

Diketahui, Dedy Chandra dilaporkan oleh NS atas dugaan pencemaran nama baik dan penyebaran hoaks melalui media sosial. Laporan tersebut teregistrasi dengan nomor LP/B/2372/V/2023/SPKT/Polda Metro Jaya pada tanggal 4 Mei 2023. Victor, kuasa hukum Dedy Chandra, menyatakan bahwa kliennya mengerti dan menerima putusan hakim, yang memungkinkan Dedy untuk segera keluar dari penjara setelah memotong masa tahanan dengan remisi.

Baca Juga :  Akibatkan Satu Orang Tewas Empat Pelaku Tawuran di Duren Sawit Dibekuk Polres Jaktim

Kuasa hukum Dedy Chandra juga menyatakan dukungan terhadap langkah Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan akan menghargai putusan majelis hakim. Mengenai kemungkinan banding, Victor menyebut masih dalam tahap diskusi.

“Majelis hakim memberikan waktu tujuh hari bagi Dedy untuk mengambil langkah banding. Kami akan mempertimbangkan secara serius apakah akan mengajukan banding atau tidak,” tambahnya.(il/RMN)

Berita Terkait

Sadis! Ayah Tega Bunuh Anak Kandungnya yang Masih Balita
Polisi Berhasil Ringkus Bandar Sabu di Dua Tempat
Polda Banten Tetapkan 14 Tersangka Kasus Pemburuan Liar Badak Bercula Satu
Irish Bella: Merasa Bersalah
Chacha Frederica: Suka Duka Jadi Istri Bupati
Gegara Servis HP, Leher Sopir Angkot Disayat hingga Sekarat
Digerebek Polisi, Puluhan Penjudi Sabung Ayam Kocar kacir
Dua Spesialis Jambret HP Diringkus Polisi
Berita ini 62 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 14 Juni 2024 - 10:17 WIB

Polisi Berhasil Ringkus Bandar Sabu di Dua Tempat

Rabu, 12 Juni 2024 - 11:14 WIB

Polda Banten Tetapkan 14 Tersangka Kasus Pemburuan Liar Badak Bercula Satu

Selasa, 11 Juni 2024 - 11:13 WIB

Irish Bella: Merasa Bersalah

Rabu, 5 Juni 2024 - 12:31 WIB

Chacha Frederica: Suka Duka Jadi Istri Bupati

Senin, 3 Juni 2024 - 22:51 WIB

Gegara Servis HP, Leher Sopir Angkot Disayat hingga Sekarat

Senin, 3 Juni 2024 - 11:02 WIB

Digerebek Polisi, Puluhan Penjudi Sabung Ayam Kocar kacir

Senin, 3 Juni 2024 - 10:59 WIB

Dua Spesialis Jambret HP Diringkus Polisi

Minggu, 2 Juni 2024 - 19:38 WIB

Polisi Amankan 30 Paket Sabu dan Tembakau Sintetis di Kamar Kos

Berita Terbaru

Kabupaten Tangerang

Tingkatkan Produktivitas, Sekda Dorong Inovasi Teknologi Pertanian

Jumat, 21 Jun 2024 - 22:49 WIB

Kabupaten Tangerang

Kepuasan Masyarakat Rendah, Level Pj Andy di Bawah Kepala OPD

Jumat, 21 Jun 2024 - 22:45 WIB

Pilkada 2024

PPK Kecamatan Ciomas Gelar Bimtek Pemutakhiran Data Pemilih

Jumat, 21 Jun 2024 - 22:42 WIB

Kota Tangerang

Tok! Lima Perda Kota Tangerang Disahkan

Jumat, 21 Jun 2024 - 22:39 WIB