Diduga Depresi, Anak di Sepatan Tangerang Bunuh Ayah Kandung

Minggu, 19 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Diduga mengalami depresi, seorang anak kandung secara sadis dan nekad diduga membunuh ayah kandungnya sendiri di Kampung Kedaung Rajeg, Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten, pada Kamis, 16 Mei 2024, sekira pukul 04.30 WIB.

Korban yang diketahui bernama Mustari (60) meninggal dunia setelah mengalami luka di bagian kepala akibat dipukul dengan benda tumpul, yang diduga adalah paving block, oleh anak kandungnya yang berinisial Y (35).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa tragis ini dibenarkan oleh Kasi Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Aryono, saat dikonfirmasi sejumlah awak media pada Jumat (17/5/2024) siang.

Baca Juga :  Aksi Pencurian AC di Sekolah Terungkap, Dua Pelaku Dibekuk Polisi

“Iya, benar, korban ditemukan keluarga bersimbah darah di dalam rumahnya, dengan kondisi tidak bernyawa,” kata Aryono.

Menurut informasi yang dihimpun, pelaku Y diduga menghabisi nyawa ayah kandungnya pada dini hari saat korban tertidur pulas. Berdasarkan keterangan keluarga, pelaku Y diketahui sedang mengalami gangguan jiwa (depresi) dan dalam perawatan jalan di rumah sakit jiwa Dr. Soeharto.

“Berdasarkan rekam medis rumah sakit jiwa Dr. Soeharto didapatkan, pelaku tersebut sedang rawat jalan karena mengalami gangguan kejiwaan,” terang Aryono.

Baca Juga :  Dua Pengedar Sabu Diringkus Polsek Pinang

Petugas Kepolisian Sektor (Polsek) Sepatan, dipimpin Kapolsek AKP Sriyono, langsung mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan dari masyarakat dan melakukan olah TKP.

“Untuk motifnya sedang kami dalami, pelaku saat ini sudah diamankan di Kantor Polres Metro Tangerang Kota untuk dilakukan pemeriksaan kejiwaan. Sementara jenazah korban dibawa ke rumah sakit umum Kabupaten Tangerang untuk dilakukan autopsi,” pungkas Aryono. (*)

Penulis : ali

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Polisi Sita Ratusan Butir Obat Keras di Malingping
Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Dukung Evaluasi Bendungan Polor
Pengerukan Situ Bulakan Ditarget Rampung 20 Hari
Polsek Karawaci Ringkus Pelaku Curat Spesialis Rumah
Sigap! Bantuan Makanan Langsung Tiba untuk Warga Banjir Cipondoh
Tawuran Maut di Sukadiri, 14 Pelajar Ditangkap
BPBD Tangerang Sigap Padamkan Api, Bantuan untuk Korban Disiapkan
Gerak Cepat! Pemkot Tangerang Bantu Korban Kebakaran Asrama Polri Ciledug
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:38 WIB

Polisi Sita Ratusan Butir Obat Keras di Malingping

Senin, 18 Mei 2026 - 14:44 WIB

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Dukung Evaluasi Bendungan Polor

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:38 WIB

Pengerukan Situ Bulakan Ditarget Rampung 20 Hari

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:29 WIB

Polsek Karawaci Ringkus Pelaku Curat Spesialis Rumah

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:08 WIB

Sigap! Bantuan Makanan Langsung Tiba untuk Warga Banjir Cipondoh

Berita Terbaru