Diduga Kelelahan, Anggota KPPS Sindang Sari Meninggal Dunia

Kamis, 15 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Kejadian pilu tragedi Pemilu 2019 yang banyak menelan korban jiwa anggota KPPS, di sebabkan kelelahan kembali terulang. Salah seorang petugas kelompok penyelenggara pemungutan suara (KPPS) di Kabupaten Tangerang, Banten dilaporkan meninggal dunia diduga akibat kelelahan saat melaksanakan tugas pada Pemilu 2024.

Dari Informasi yang berhasil dihimpun bantenraya.co Kamis (15/2), bahwa petugas KPPS itu bernama Satriawan dengan usia sekitar (44), warga Pasar Kemis.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Puskesmas Pasar Kemis dr Salwah, membenarkan kabar meninggalnya seorang petugas KPPS atas nama Satriawan tersebut.

“Iya, betul. Ada petugas KPPS dilaporkan meninggal, dari informasi yang kita terima meninggal pada pukul 19.30 WIB,” katanya.

Baca Juga :  Gedung MTs Negeri 7 Pandeglang Ambruk Akibat Hujan Deras

Diterangkan Salwah, sebelum dinyatakan meninggal dunia, petugas penyelenggara pemungutan suara itu tidak sadarkan ketika proses penghitungan surat suara. Sehingga, para petugas di lokasi pun nakes langsung memberikan bantuan medis dengan membawanya ke klinik terdekat sebagai upaya penanganan.

Namun, tak lama setelah diperiksa petugas kesehatan, kondisinya kian kritis hingga akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya.

“Dari laporan, petugas KPPS ini awalnya pingsan, kemudian dibawa ke klinik terdekat. Dan begitu sampai dan diperiksa sudah meninggal,” ujarnya.

Baca Juga :  Sosialisasi Program Bangga Kencana di Kabupaten Tangerang, Wujudkan Keluarga Berkualitas

Salwa juga menyampaikan, jika almarhum Satriawan yang bertugas sebagai KPPS di tempat pemungutan suara (TPS) 86, Kelurahan Sindang Sari ini diketahui memiliki riwayat penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

“Dari keterangan pihak keluarga memang dia ini memiliki darah tinggi, karena hasil pemeriksaan tensi tekanan darahnya itu sampai 140,” tuturnya.

Mengenai penyebab pasti atas meninggalnya petugas KPPS itu, tim kesehatan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang akan melakukan penelitian lebih dalam.

“Untuk lebih pastinya nanti kami sampaikan lagi, karena sekarang petugas medis juga masih di lapangan untuk pengecekan,” tandasnya. (*)

Penulis : ard

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Wujudkan Pemerataan Layanan ,PERUMDAM TKR Perluas Jaringan Air Bersih
Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak
Polisi Sita Ratusan Butir Obat Keras di Malingping
Jelang Idul Adha, Pemkab Tangerang dan Forkopimda Perketat Pengawasan Hewan Kurban ASUH
Kabupaten Tangerang Jadi Contoh Nasional Pengawasan Pemilu
Marching Band Inter Siswa Competition 2026 Tingkat Provinsi Banten Digelar
90 Desa Berpotensi Kekeringan
Kabupaten Tangerang Siap Pimpin Integrasi Aglomerasi
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:31 WIB

Wujudkan Pemerataan Layanan ,PERUMDAM TKR Perluas Jaringan Air Bersih

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:40 WIB

Sinergi KDMP dan MBG Diyakini Tekan Kemiskinan di Lebak

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:38 WIB

Polisi Sita Ratusan Butir Obat Keras di Malingping

Senin, 18 Mei 2026 - 16:27 WIB

Jelang Idul Adha, Pemkab Tangerang dan Forkopimda Perketat Pengawasan Hewan Kurban ASUH

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:36 WIB

Kabupaten Tangerang Jadi Contoh Nasional Pengawasan Pemilu

Berita Terbaru