Dokter RS Permata Hati Berikan Tips Cegah Penularan Super Flu

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Memasuki awal 2026, lonjakan kasus influenza A (H3N2) Subclade K atau yang populer disebut “super flu” menjadi sorotan.

Meski demikian, bahwa vaksin influenza yang tersedia saat ini masih efektif untuk mencegah risiko sakit parah hingga kematian.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dokter Spesialis Penyakit Dalam, RS Permata Hati Cikupa, dr. Daniel Aditya, Sp.PD, mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai peningkatan kasus influenza yang menjadi penyebab infeksi saluran pernapasan akut, termasuk super flu.

Kata dr. Daniel, julukan super flu sendiri, disebabkan virus tersebut penularannya relatif cepat, terutama pada musim tertentu seperti musim hujan atau dingin.

Menurut dokter yang berpraktik di rumah sakit yang beralamat di Desa Sukadamai, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang ini memaparkan, penyakit tersebut juga dapat menimbulkan gejala mulai dari ringan hingga berat melalui percikan udara ketika orang yang terinfeksi batuk, bersin, maupun melalui kontak langsung dengan permukaan yang terkontaminasi kemudian menyentuh wajah, hidung, atau mulut.

Baca Juga :  3 Jenis Sayuran Yang di Larang jika Mengidap Penyakit Rematik

“Super flu ini muncul karena penularannya relatif cepat, di mana satu orang bisa menularkan ke beberapa orang di sekitarnya,” ucap dr. Daniel, yang ditemui disela-sela praktik di RS Permata Hati Cikupa, Rabu (07/01/2026).

dr. Daniel memberikan tips atau langkah, agar seseorang tidak mudah tertular oleh virus influenza tersebut.

Hal pertama yang penting dilakukan, menurut dr. Daniel adalah agar setiap orang melakukan vaksinasi Influenza tahunan.

Baca Juga :  Gubernur Banten Hadiri HUT ke-2 FPRMI, 55 Pihak Terima Anugerah Pimred Award 2025

“Lakukan vaksinasi Influenza,” ungkap dokter lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara Jakarta.

Lebih lanjut, langkah disiplin protokol 3M juga harus diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Langkah 3M tersebut meliputi memakai masker di tempat umum, menjaga jarak minimal satu meter dari orang yang sakit, dan mencuci tangan dengan sabun secara rutin.

Kemudian, menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang juga tak kalah penting.

“Konsumsi makanan dengan gizi seimbang, minum air putih yang cukup, dan istirahat minimal 7–8 jam setiap malam,” tegas dr. Daniel. (*)

Penulis : Den

Editor : Mas

Berita Terkait

Finalis Lagi, Tangerang Siap Buktikan yang Terbaik di Banten
Sehat dan Berintegritas, CKG Jadi Bekal Pegawai Kejari Tangerang
Jangan Sepelekan! Serangan Jantung Kini Rawan Mengintai Usia Muda
PSG 5-4 Bayern Munich Drama Hujan Gol di Leg Pertama
TK Durrotul Hikmah Ajak Siswa Kenal Pertanian Lewat Panen Raya
Demi Sungai Lebih Sehat, 50 Botol Ekoenzim Dituangkan di Pakujaya
Cek Kesehatan Gratis! Hari Posyandu Nasional Jadi Momentum Warga Tangerang
Cegah Banjir dari Hulu, Satgas Karawaci Bergerak Bersihkan Saluran Air
Berita ini 165 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:32 WIB

Finalis Lagi, Tangerang Siap Buktikan yang Terbaik di Banten

Senin, 4 Mei 2026 - 15:36 WIB

Sehat dan Berintegritas, CKG Jadi Bekal Pegawai Kejari Tangerang

Senin, 4 Mei 2026 - 12:56 WIB

Jangan Sepelekan! Serangan Jantung Kini Rawan Mengintai Usia Muda

Kamis, 30 April 2026 - 16:17 WIB

PSG 5-4 Bayern Munich Drama Hujan Gol di Leg Pertama

Kamis, 30 April 2026 - 14:47 WIB

TK Durrotul Hikmah Ajak Siswa Kenal Pertanian Lewat Panen Raya

Berita Terbaru

headline

Siaga Sebelum Terjadi, Damkar Latih Pegawai Hadapi Kebakaran

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:14 WIB