bantenraya.co | TANGERANG
Pemerintah Kecamatan Karawaci terus memperkuat langkah antisipatif menghadapi perubahan cuaca dan potensi gangguan lingkungan melalui kegiatan masif normalisasi drainase serta pembersihan saluran air di berbagai titik wilayah.
Melalui Satgas Operasional, kegiatan rutin ini difokuskan pada pengangkatan sampah, sedimen lumpur, serta material lain yang berpotensi menghambat aliran air, sebagai upaya menjaga sistem drainase tetap optimal di tengah masa pancaroba dan menjelang musim kemarau.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Camat Karawaci, Achmad Zuldin Syafii, menjelaskan bahwa pembersihan saluran air menjadi langkah strategis untuk meminimalkan risiko genangan maupun banjir, terutama ketika hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi meski wilayah mulai memasuki peralihan musim.
“Upaya ini dinilai penting untuk mencegah terjadinya genangan maupun banjir, khususnya saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi di tengah masa pancaroba,” tutur Zuldin, Selasa (28/4/26).
Menurutnya, drainase yang bersih dan berfungsi baik merupakan bagian penting dari infrastruktur lingkungan yang harus dijaga secara konsisten agar aktivitas masyarakat tidak terganggu akibat masalah genangan air.
“Pembersihan drainase ini kami lakukan secara masif dan berkelanjutan. Tidak hanya untuk menghadapi musim kemarau, tetapi juga sebagai langkah kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca yang tidak menentu,” katanya.
Program ini juga menjadi bentuk komitmen Pemerintah Kecamatan Karawaci dalam memastikan infrastruktur dasar lingkungan tetap berjalan maksimal, sekaligus mendukung terciptanya kawasan yang sehat, aman, dan nyaman bagi masyarakat.
Selain fokus pada kerja teknis petugas lapangan, Pemerintah Kecamatan Karawaci juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya dengan tidak membuang sampah sembarangan ke saluran air.
Partisipasi warga dinilai menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan fungsi drainase, karena persoalan penyumbatan saluran kerap dipicu oleh sampah rumah tangga yang dibuang tidak pada tempatnya.
“Melalui kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan upaya pencegahan banjir dan genangan di Kecamatan Karawaci dapat berjalan optimal, sehingga tercipta lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh warga,” tutupnya.
Dengan langkah pembersihan yang dilakukan secara rutin, masif, dan berkelanjutan, Pemerintah Kecamatan Karawaci berharap mampu memperkuat kesiapsiagaan wilayah terhadap perubahan cuaca, sekaligus membangun budaya kepedulian lingkungan sebagai fondasi utama menjaga kualitas hidup masyarakat. (wil/dam)







