Era Digital, Berita Harus Transparan dan Objektif

Kamis, 12 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GATHERING MEDIA: Pewarta Kejaksaan Agung yang mengikuti kegiatan Media Gathering, Kamis (12/10).

GATHERING MEDIA: Pewarta Kejaksaan Agung yang mengikuti kegiatan Media Gathering, Kamis (12/10).

bantenraya.co | JAKARTA

Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Dr. Ketut Sumedana, mengatakan, di era digital transparansi dan objektivitas berita merupakan unsur penting dan wajib dipenuhi. Hal ini dikatakan Ketut dalam kegiatan Media Gathering Kejaksaan Agung, Kamis (12/10).

Kapuspenkum menyampaikan, institusi Kejaksaan di masa kepemimpinan Jaksa Agung ST Burhanuddin terus mengalami tren peningkatan kepercayaan publik, puncaknya hingga mencapai 81,2 persen. Pencapaian itu berkat pemberitaan yang masif dari r media massa sebagai mitra utama publikasi terhadap kinerja Kejaksaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tidak ada kinerja Kejaksaan yang dilakukan tanpa publikasi, dan tidak ada publikasi jika dilakukan tanpa media. Media massa sangat berperan penting dalam hal ini, sehingga hubungan baik antara Kejaksaan dengan media harus terus terjalin,” ujarnya.

Ditambahkan, di era digitalisasi saat ini hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah transparansi informasi dan objektivitas dalam pemberitaan. Hal itu penting bagi kejaksaan dalam rangka kewaspadaan dan introspeksi terhadap muatan pemberitaan yang positif maupun pemberitaan yang negatif.

Baca Juga :  Ketum PWMOI Jusuf Rizal Dukung Sikap Wakapolri Agus: Produk Jurnalistik Tak Boleh Dipidana Dengan UU ITE

“Zaman sekarang semua kinerja dan kegiatan harus dilakukan dengan transparansi. Semua yang dilihat oleh khalayak bagaikan aquarium sehingga tidak ada yang bisa ditutupi,” paparnya.

Selain itu, Kapuspenkum juga menyampaikan bahwa Kejaksaan saat ini sangat mendorong adanya kecepatan informasi, efektivitas informasi dan masifnya informasi dalam rangka meningkatkan publikasi kinerja Kejaksaan.

Oleh karena itu, Pusat Penerangan Hukum saat ini telah menyediakan berbagai platform sebagai media publikasi pemberitaan yakni melalui laman web resmi Kejaksaan, media sosial instagram, youtube, twitter, tiktok hingga grup WhatsApp dengan mitra jurnalis.

Dalam acara ini, Anggota Dewan Pers merangkap Ketua Komisi Hubungan Antar Lembaga dan Luar Negeri Totok Suryanto berkesempatan menjadi narasumber dan pembicara dalam acara tersebut.

“Giat Media Gathering ini merupakan aksi strategis Kejaksaan dalam mengawal pelaksanaan pesta demokrasi Pemilu 2024. Upaya itu dilakukan dengan mengundang para pimpinan redaksi Pers Nasional dalam diskusi yang difasilitasi oleh Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung,” ujar Totok Suryanto.

Baca Juga :  Mahfud MD tak Gentar Khofifah ke Kubu Prabowo

Dia juga menekankan bahwa media massa harus menjunjung netralitas. Hal tersebut dapat diimplementasikan melalui pemberitaan yang berimbang dan tidak berpihak terhadap kepentingan apapun.

Narasumber lain dalam kegitan itu adalam praktisi komunikasi Prabu Revolusi yang menyampaikan materinya mengenai “Menghadapi Media Komunikasi di Era Transformasi Digital”. Prabu mengatakan bahwa industri media saat ini telah bertransformasi dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

“Dengan adanya akses informasi yang mudah dan cepat, pemberitaan dan konten apapun dapat viral dengan mudah. Oleh karena itu, kita sebagai pribadi dan institusi harus dapat menyikapinya dengan bijak agar tidak tertinggal dari kemajuan teknologi,” jelasnya. (*)

Penulis : red

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Penetapan UKT di Kampus Harus Kedepankan Asas Keadilan dan Inklusivitas
Parade Dekranas 2024, Mobil Hias Pemkot Tangerang Tampilkan Ikon Kota
JMSI Tolak RUU Penyiaran yang Bertentangan dengan UUD 1945 dan UU Pers
Philippe Troussier Dikabarkan Akan Menjadi Dirtek Baru PSSI
Laboratorium Narkoba Rahasia Berhasil Diungkap
Komisi III dan Pemerintah Sepakati Pembahasan RUU tentang MK
Soal Gabung ke Perintahan Baru, PDIP Masih Dengarkan Akar Rumput
Program PELATARAN Diapresiasi, Menteri AHY: Kami Ingin Permudah Warga Dapatkan Kepastian Hukum
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Mei 2024 - 12:01 WIB

Penetapan UKT di Kampus Harus Kedepankan Asas Keadilan dan Inklusivitas

Rabu, 15 Mei 2024 - 21:18 WIB

Parade Dekranas 2024, Mobil Hias Pemkot Tangerang Tampilkan Ikon Kota

Rabu, 15 Mei 2024 - 03:26 WIB

JMSI Tolak RUU Penyiaran yang Bertentangan dengan UUD 1945 dan UU Pers

Selasa, 14 Mei 2024 - 10:40 WIB

Philippe Troussier Dikabarkan Akan Menjadi Dirtek Baru PSSI

Selasa, 14 Mei 2024 - 10:38 WIB

Laboratorium Narkoba Rahasia Berhasil Diungkap

Selasa, 14 Mei 2024 - 10:22 WIB

Komisi III dan Pemerintah Sepakati Pembahasan RUU tentang MK

Selasa, 14 Mei 2024 - 10:19 WIB

Soal Gabung ke Perintahan Baru, PDIP Masih Dengarkan Akar Rumput

Senin, 13 Mei 2024 - 14:31 WIB

Program PELATARAN Diapresiasi, Menteri AHY: Kami Ingin Permudah Warga Dapatkan Kepastian Hukum

Berita Terbaru

Intan Nurul Hikmah

Kabupaten Tangerang

Sekda dan Intan Bersanding  di Acara PAUD

Senin, 27 Mei 2024 - 16:57 WIB

Trend Seleb

Michelle Ziudith: Jodoh dan Kriteria Pasangan

Senin, 27 Mei 2024 - 11:48 WIB

Peristiwa

Asak’s 95 Ngelantour Berkemah di Gunung Pulosari

Senin, 27 Mei 2024 - 11:47 WIB