Hasratnya tidak Terpenuhi, Suami di Carenang Tusuk Istri Siri

Minggu, 9 Juni 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | SERANG

Diduga kesal lantaran hasrat birahinya tidak dipenuhi, BE (34 tahun) tega menusuk perut isteri menggunakan pisau dapur. Usai melampiaskan amarahnya, BE langsung melarikan diri, sementara sang isteri dilarikan ke RSUD dr Drajat Prawiranegara.

Diperoleh keterangan, peristiwa penganiayaan isteri oleh suami ini terjadi di Desa Sukamampir, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, pada Jumat 7 Juni 2024. Sebelum penganiayaan terjadi, BE minta dilayani isteri.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merasa tidak dinafkahi, korban SA (18 tahun) yang merupakan isteri muda yang dinikahi secara siri menolak ajakan suaminya. Berbagai rayuan diucapkan BE agar isterinya mau melayani, namun rayuan suami tidak mampu meluluhkan hati sang isteri dan tetap menolak melayani.

Baca Juga :  Museum Nasional Kebakaran, 13 Unit Damkar Dikerahkan Padamkan Api

Lantaran hasrat birahinya tidak tersalurkan, BE kemudian pergi ke dapur dan mengambil pisau. Sambil memegang pisau, BE kembali menemui isterinya dan langsung menghunuskan ke arah perut SA.

Begitu bagian perutnya kena tusuk, SA kontan menjerit kesakitan sambil berteriak minta tolong. Jeritan dan teriakan minta tolong, membuat pelaku ketakutan dan langsung melarikan diri. Sementara keluarga korban yang mendengar teriakan minta segera berdatangan.

Melihat korban terluka bersimbah darah, keluarga korban segera membawa ke puskesmas setempat. Karena keadaan luka yang cukup parah, korban selanjutnya dirujuk ke RSUD dr Drajat Prawiranegara di Kota Serang untuk mendapatkan penanganan medis yang lebih baik.

Baca Juga :  Hujan Deras, Enam Rumah Rusak Tertimpa Atap Sekolah

Kasatreskrim Polres Serang AKP Andi Kurniady ES saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa penganiayaan isteri oleh suami tersebut. Namun Kasatreskrim belum dapat memberikan keterangan lebih jauh dikarenakan belum melakukan pemeriksaan saksi korban.

“Kejadiannya memang ada tapi kami belum dapat memberikan keterangan lebih jauh karena korban belum dapat dilakukan pemeriksaan,” kata Andi Kurniady dikonfirmasi wartawan, Minggu 9 Juni 2024. (*)

Penulis : nas

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Polisi Sita Ratusan Butir Obat Keras di Malingping
Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Dukung Evaluasi Bendungan Polor
Pengerukan Situ Bulakan Ditarget Rampung 20 Hari
Polsek Karawaci Ringkus Pelaku Curat Spesialis Rumah
Sigap! Bantuan Makanan Langsung Tiba untuk Warga Banjir Cipondoh
Tawuran Maut di Sukadiri, 14 Pelajar Ditangkap
BPBD Tangerang Sigap Padamkan Api, Bantuan untuk Korban Disiapkan
Gerak Cepat! Pemkot Tangerang Bantu Korban Kebakaran Asrama Polri Ciledug
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 19 Mei 2026 - 16:38 WIB

Polisi Sita Ratusan Butir Obat Keras di Malingping

Senin, 18 Mei 2026 - 14:44 WIB

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Dukung Evaluasi Bendungan Polor

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:38 WIB

Pengerukan Situ Bulakan Ditarget Rampung 20 Hari

Rabu, 13 Mei 2026 - 11:29 WIB

Polsek Karawaci Ringkus Pelaku Curat Spesialis Rumah

Rabu, 6 Mei 2026 - 12:08 WIB

Sigap! Bantuan Makanan Langsung Tiba untuk Warga Banjir Cipondoh

Berita Terbaru