Hati-Hati! Modus Telepon Hening Bisa Jadi Penipuan

Rabu, 22 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap modus penipuan terbaru yang dikenal sebagai “telepon hening”. Modus ini memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence untuk mencuri identitas suara korban.

Kepala Dinas Kominfo Kota Tangerang, Mugiya Wardhany, menjelaskan bahwa pelaku biasanya melakukan panggilan dari nomor tidak dikenal tanpa mengeluarkan suara. Tujuannya, memancing korban agar berbicara terlebih dahulu sehingga suara dapat direkam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Keheningan saat menerima telepon dari nomor asing bukan sekadar gangguan jaringan. Ini bisa menjadi taktik pelaku untuk merekam sampel suara. Dengan teknologi AI, rekaman singkat tersebut dapat diolah menjadi kloning suara yang identik untuk menipu orang-orang terdekat,” ujarnya.

Baca Juga :  FKUB Jelaskan Soal Penyegelan Gedung Yayasan POUK Tesalonika

Ia menambahkan, jika seseorang merasa telah memberikan sampel suara, langkah yang perlu dilakukan adalah segera memberi tahu keluarga atau orang terdekat agar tidak mudah tertipu jika ada permintaan mencurigakan.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Kominfo Kota Tangerang membagikan panduan keamanan melalui protokol “Silent First”. Masyarakat diimbau untuk tidak langsung berbicara saat menerima panggilan dari nomor asing, serta menunggu penelepon berbicara terlebih dahulu.

Selain itu, warga juga diminta menghindari penggunaan kata-kata umum seperti “iya”, “halo”, atau “siapa ini” secara berulang, karena dapat dimanfaatkan sebagai bahan kloning suara. Jika dalam beberapa detik tidak ada respons dari penelepon, masyarakat disarankan untuk segera menutup dan memblokir nomor tersebut.

Baca Juga :  Warga Sambut Baik Kebijakan Pembolehan Pengecer Jual Gas LPG 3 Kg

Kominfo juga mendorong penggunaan aplikasi identifikasi nomor untuk mendeteksi panggilan spam, serta menyarankan setiap keluarga memiliki “kata sandi khusus” sebagai langkah verifikasi jika menerima permintaan mencurigakan melalui telepon.

Melalui imbauan ini, Pemkot Tangerang berharap masyarakat dapat lebih waspada dan tidak mudah menjadi korban penipuan berbasis teknologi yang semakin berkembang. (wil/dam)

Berita Terkait

Menuju Kota Inklusif, Tenaga Kerja Disabilitas Didorong Lebih Berdaya
Langkah Awal Ibadah Haji, 393 CJH Tangerang Berangkat dari Cipondoh
Perjumpaan RA Kartini Dengan Mbah Sholeh Darat
Tumbuhkan Harapan, DPAD Tangerang Bawa Literasi ke Lapas Anak
Seru dan Edukatif! DPAD Tangerang Gelar Lomba Read Aloud
Bangun Lingkungan Digital Positif, Ini Pesan Sekda untuk KIS
Cegah Risiko Kebakaran, Simulasi Digelar di TPA Rawa Kucing
Lingkungan Lebih Terjaga, DLH Tangerang Petakan Udara dan Kebisingan
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 16:33 WIB

Menuju Kota Inklusif, Tenaga Kerja Disabilitas Didorong Lebih Berdaya

Rabu, 22 April 2026 - 16:27 WIB

Langkah Awal Ibadah Haji, 393 CJH Tangerang Berangkat dari Cipondoh

Rabu, 22 April 2026 - 15:40 WIB

Hati-Hati! Modus Telepon Hening Bisa Jadi Penipuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:23 WIB

Perjumpaan RA Kartini Dengan Mbah Sholeh Darat

Rabu, 22 April 2026 - 14:47 WIB

Tumbuhkan Harapan, DPAD Tangerang Bawa Literasi ke Lapas Anak

Berita Terbaru

Kota Tangerang

Menuju Kota Inklusif, Tenaga Kerja Disabilitas Didorong Lebih Berdaya

Rabu, 22 Apr 2026 - 16:33 WIB

headline

Hati-Hati! Modus Telepon Hening Bisa Jadi Penipuan

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:40 WIB

Budaya

Perjumpaan RA Kartini Dengan Mbah Sholeh Darat

Rabu, 22 Apr 2026 - 15:23 WIB

Kota Tangerang

Tumbuhkan Harapan, DPAD Tangerang Bawa Literasi ke Lapas Anak

Rabu, 22 Apr 2026 - 14:47 WIB