Kecamatan Tangerang Gelar Upaya Pengendalian DBD,Gelar Kerja Bakti dan Pemantauan Jentik Nyamuk

Senin, 1 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Tangerang | Bantenraya

Sebagai bentuk kewaspadaan terhadap peningkatan jumlah kasus Demam Berdarah Dengue (DBD), Kecamatan Tangerang melakukan berbagai upaya pengendalian secara berkesinambungan untuk meminimalkan penyebaran penyakit tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu langkah konkrit yang diambil adalah dengan menggelar kerja bakti dan pemantauan jentik nyamuk massal di delapan kelurahan, Jumat (28/6/24).

Camat Tangerang, Yudi Pradana, menyatakan bahwa kegiatan Jumat Bersih merupakan program rutin yang dilakukan setiap minggu.

Namun, untuk kali ini, program tersebut difokuskan untuk meminimalkan kasus DBD di Kecamatan Tangerang. Fokus utama dari kegiatan ini adalah membersihkan drainase lingkungan dan melakukan pemantauan jentik nyamuk dari rumah ke rumah.

Baca Juga :  Uji Emisi Keliling Pemkot Tangsel, Sejumlah Pemilik Kendaraan Mengeluh

“Secara massal, kita melakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) dengan cara melakukan pemantauan jentik di tempat-tempat penampungan air serta barang-barang bekas yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk,” jelas Yudi.

Ia berharap bahwa agenda ini dapat terus dilakukan secara konsisten setiap minggu. Menurutnya, dalam penanganan atau pencegahan kasus DBD, dibutuhkan kerja sama dari semua pihak untuk rutin melakukan 3M, yaitu mengubur, menguras, dan menutup tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Baca Juga :  Jaga Ketahanan Pangan, Masyarakat Diajak Manfaatkan Ruang Lokal

Yudi juga menegaskan bahwa fogging bukanlah solusi utama dalam menangani kasus DBD. Pelaksanaan fogging harus berdasarkan indikasi tertentu dan tidak bisa dilakukan sembarangan. “Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama dari genangan-genangan air yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk DBD,” imbaunya.

Dengan adanya upaya-upaya seperti ini, Kecamatan Tangerang berharap dapat menekan angka kasus DBD dan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mencapai tujuan ini.
(ali/ris)

Berita Terkait

SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan TKA Gelombang Pertama
Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak
Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026
Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang
DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase
Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak
Tak Sekadar Program, BUGAR MOVEMENT Jadi Budaya Baru Pegawai Dinkes Tangerang
Langkah Cepat Pemkot, Normalisasi Drainase Digenjot dengan Teknologi Vakum
Berita ini 21 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 14:38 WIB

SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan TKA Gelombang Pertama

Jumat, 17 April 2026 - 13:47 WIB

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Jumat, 17 April 2026 - 13:45 WIB

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 April 2026 - 13:43 WIB

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang

Jumat, 17 April 2026 - 13:41 WIB

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Berita Terbaru

headline

SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan TKA Gelombang Pertama

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:38 WIB

headline

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:47 WIB

Budaya

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:45 WIB

headline

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:43 WIB

headline

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:41 WIB