Kenalkan Olahraga Tradisional, SMPN 2 Sukamulya Ingin Bangun Karakter Siswa

Senin, 16 Oktober 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Siswa SMPN 2 Sukamulya, Kabupaten Tangerang saat bermain engrang.

Siswa SMPN 2 Sukamulya, Kabupaten Tangerang saat bermain engrang.

bantenraya.co | TANGERANG

Ratusan siswa SMPN 2 Sukamulya, Kabupaten Tangerang asyik bermain beragam olahraga. Mulai dari engrang, dagongan, panahan sampai dengan permainan terompah panjang.

Bahkan terlihat beberapa dewan guru dan staf  TU  ikut bermain. Mereka mengenang permainan masa lalu yang sempat jaya dimasanya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Guru olahraga SMPN 2 Sukamulya Muhada menuturkan, pihak sekolah menggandeng Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) terus bergerak memperkenalkan berbagai jenis olahraga tradisional.

Baca Juga :  Wabup Intan Dorong Budaya Hidup Sehat Lewat Olahraga

Kata Muhada, alasan untuk kembali melestarikan permainan tradisional, karena efek negatif kemajuan teknologi seperti handphone. Secara tidak disadari, penggunaan HP yang sering berlebihan membuat anak apatis dan terganggunya interaksi sosial.

“Gadget ini oke dari segi kemajuan teknologi, tapi dari sisi sosial bagi anak-anak ada dampak negatifnya. Kelihatannya menggerombol, ternyata asyik dengan HP tanpa ada interaksi dengan lingkungan sekitar, ” ujarnya.

Dengan mengajak anak-anak bermain mainan tradisional, pihak sekolah ingin mengembalikan dunia anak-anak bermain bersama. Antusias anak- anak terhadap olagraga tradisional, menurutnya sejauh ini cukup bagus.

Baca Juga :  Sekda Tangerang Dorong ASN Profesional dan Cepat Tanggap

Amel, alah satu siswa SMPN 2 Sukamulya mengatakan, baru pertama kali mencoba dan mengikuti permainan terompah panjang ini.

Selain membutuhkan kesimbangan dan kosentrasi, permainan tradisional ini, juga menuntut anak untuk membangun kekompakan.

“Baru pertama kali main terompah panjang, kelihatannya gampang pas mainnya susah,” kata Amel. (*)

Penulis : mas

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Peduli Korban Banjir, PGRI Kabupaten Tangerang Kirimkan Sembako
Cetak Generasi Unggul, MTs Negeri 8 Tangerang Diresmikan Bupati
Musrenbang Kelurahan Kutabumi 2027, Tetapkan Prioritas Pembangunan Wilayah
Desa Salembaran Jati Kosambi Dikepung Banjir
Lurah Kutabumi Semarakan MTQ Kabupaten Tangerang, Motivasi Anak Baca Alquran
PGMI Pagedangan Ajak Umat Membumikan Alquran Lewat MTQ
MI Yabika Terapkan Kurikulum Merdeka Berbasis Cinta, Bangun Generasi Cerdas dan Berakhlak
MA Yabika Jambe, Perkuat Kemandirian dengan Lifeskill
Berita ini 142 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:46 WIB

Peduli Korban Banjir, PGRI Kabupaten Tangerang Kirimkan Sembako

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:23 WIB

Cetak Generasi Unggul, MTs Negeri 8 Tangerang Diresmikan Bupati

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:44 WIB

Musrenbang Kelurahan Kutabumi 2027, Tetapkan Prioritas Pembangunan Wilayah

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:59 WIB

Desa Salembaran Jati Kosambi Dikepung Banjir

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:41 WIB

Lurah Kutabumi Semarakan MTQ Kabupaten Tangerang, Motivasi Anak Baca Alquran

Berita Terbaru

Trend Seleb

Jessica Iskandar Ungkap Pernah Alami Pelecehan Seksual Saat TK

Senin, 19 Jan 2026 - 14:43 WIB

Tangerang Raya

Wabup Intan Gercep Kunjungi Rumah Captain Pilot ATR di PWS Tigaraksa

Senin, 19 Jan 2026 - 14:38 WIB

Hukum & Kriminal

Polsek Tangerang Bongkar Peredaran Tramadol dan Hexymer Ilegal

Senin, 19 Jan 2026 - 14:34 WIB