Ketum PBNU Kutuk Serangan AS-Israel Ke Iran

Rabu, 4 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bantenraya.co | JAKARTA 

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf Mengutuk Serangan AS-Israel atas Iran. “Serangan AS dan Israel atas Iran adalah tindakan brutal yang kembali merusak tatanan internasional bahkan berpotensi memicu konflik global yang tidak terkendali serta menciptakan alasan bangkitnya kembali radikalisme dan ekstremisme,” ujarnya.

Demikian disampaikan oleh Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf mereaksi serangan Amerika dan Israel atas Iran, sejak Sabtu (27/2/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mengutuk keras,” tegas Gus Yahya, Senin, 2 Maret 2026, sore.

Ia juga mengungkapkan rasa belasungkawa dan duka cita yang mendalam atas wafatnya Imam Ali Khamenei, akibat serangan itu seraya ⁠⁠mengajak seluruh umat Islam dan segenap komunitas internasional untuk mendoakan Bangsa Iran semoga tegar dan dikaruniai kekuatan untuk melawati kemelut ini dengan selamat.

Baca Juga :  RK dan Tokoh NU Menguat Dampingi Ganjar

Namun dalam rilis tersebut Gus Yahya juga menyatakan penyesalannya atas tindakan Iran menyerang berbagai negara tanpa alasan yang dapat diterima, yang berkonsekuensi mendorong eskalasi konflik hingga semakin menyulitkan upaya resolusi.

“Kita semua paham itu kemarahan dan menyasar titik-titik yang diduga menjadi tempat tentara Amerika, namun apa pun, serangan itu justru akan memperburuk situasi,” terangnya.

Baca Juga :  Kontestasi Selesai, Tokoh Agama Sebut Saatnya Rekonsiliasi Bangun Indonesia

PBNU, kata Gus Yahya, ⁠⁠menyerukan kepada masyarakat Internasional untuk berkonsolidasi menegakkan kembali konsensus tatanan internasional, dengan PBB sebagai perwujudan strukturalnya agar PBB dapat menjalankan fungsi sebagai penjaga tatanan internasional secara efektif.

“Kami juga ⁠⁠mendorong Pemerintah Indonesia untuk mengambil peran aktif dalam mengupayakan deeskalasi konflik menuju resolusi damai yang beradab dan bermartabat. Ini amanat konstitusi kita.” tukasnya.

⁠⁠Gus Yahya mengharapkan Pemerintah Indonesia untuk memanfaatkan keberadaan dan posisinya dalam BoP untuk mendesak AS, Israel dan aktor-aktor lain yang terlibat untuk menghentikan kekerasan dan menempuh jalan damai. (mas/dam)

Berita Terkait

Diplomat 12 Negara Jelajahi Wisata Banten
HIPMI Tangerang Perluas Jejaring Bisnis ke Belanda
Pemkot dan Jinju Teken Kemitraan Internasional , Sachrudin: Langkah Nyata Perkuat Transformasi Digital
Tangerang Perkuat Transformasi Digital di Dunia Pendidikan Lewat Kerja Sama Internasional
RI Tegaskan Komitmen Lindungi WNI dan Perangi TPPO di Asia Tenggara
KABAR GEMBIRA DARI SAHARA
Mengungkap Teknologi AC No. 1 Dunia: Kunjungan Eksklusif ke Pabrik Canggih TCL di Wuhan
Diaspora Indonesia di Jerman Gelar Aksi Solidaritas untuk Affan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:51 WIB

Diplomat 12 Negara Jelajahi Wisata Banten

Rabu, 4 Maret 2026 - 13:06 WIB

Ketum PBNU Kutuk Serangan AS-Israel Ke Iran

Jumat, 14 November 2025 - 10:17 WIB

HIPMI Tangerang Perluas Jejaring Bisnis ke Belanda

Jumat, 14 November 2025 - 10:03 WIB

Pemkot dan Jinju Teken Kemitraan Internasional , Sachrudin: Langkah Nyata Perkuat Transformasi Digital

Kamis, 13 November 2025 - 10:57 WIB

Tangerang Perkuat Transformasi Digital di Dunia Pendidikan Lewat Kerja Sama Internasional

Berita Terbaru

Banten Raya

Pemkab Pandeglang Distribusikan 106 Hewan Kurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:39 WIB

Banten Raya

Dimyati Apresiasi ASN yang Berkurban

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:37 WIB

Banten Raya

Dekranasda dan HCI Angkat Pangan Lokal Banten

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:33 WIB

headline

Bupati Tangerang Lantik Dua Komisaris BUMD

Sabtu, 30 Mei 2026 - 19:21 WIB