Komitmen Lingkungan Kota Tangerang Diakui KLH: Jadi Contoh Nasional Gerakan Jumat Bersih

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | TANGERANG

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menunjukkan kepemimpinan dalam pengelolaan lingkungan. Komitmen ini mendapat pengakuan langsung dari pemerintah pusat, dengan terpilihnya Kota Tangerang sebagai satu dari enam kabupaten/kota di Indonesia yang menjadi lokus pelaksanaan Aksi Nyata Jumat Bersih Sampah serentak secara nasional, yang digagas oleh Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Penunjukan ini tertuang dalam surat resmi Kementerian LH/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Nomor UN.122/G.1/ES/PLB.2/B/10/2025, yang menetapkan pelaksanaan aksi bersih serentak sebagai langkah konkret dalam membangun kesadaran dan budaya kebersihan di masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi Jumat Bersih ini digelar secara serempak di 13 kecamatan se-Kota Tangerang, dengan pemantauan langsung oleh perwakilan KLH yang dipimpin oleh Direktur Perlindungan dan Pengelolaan Mutu Air, Tulus Laksono, bersama Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin.

Mengawali kegiatan, rombongan melakukan gowes keliling kota untuk meninjau langsung pelaksanaan aksi bersih di berbagai titik, sebelum melanjutkan pemantauan melalui siaran langsung dari Patio Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.

Baca Juga :  Walikota Sachrudin Lantik 112 Pejabat Pemkot Tangerang

Tulus Laksono menyampaikan apresiasi atas inisiatif dan kesiapan Kota Tangerang dalam menjalankan gerakan Jumat Bersih, bahkan sebelum program tersebut dicanangkan secara nasional.

“Gerakan ini secara nasional baru akan diluncurkan bersama Mendagri, tapi Kota Tangerang sudah lebih dulu melaksanakannya secara konsisten. Ini menunjukkan kesiapan yang luar biasa,” jelas Tulus.

Ia juga mengapresiasi partisipasi aktif masyarakat, mulai dari pelajar, ibu-ibu PKK, hingga aparatur pemerintah.

“Ini bukan sekadar program pemerintah, tapi sudah menjadi gerakan masyarakat. Kesadaran seperti inilah yang kita butuhkan untuk menyelesaikan masalah sampah secara berkelanjutan,” tambahnya.

Lebih dari sekadar kebersihan, KLH juga menyoroti langkah Pemkot Tangerang dalam mengendalikan emisi dan memperbaiki kualitas udara. Salah satu contoh nyata yang diapresiasi adalah kebijakan tidak menggunakan kendaraan bermotor setiap Jumat, yang diterapkan oleh aparatur pemerintahan, termasuk wali kota.

“Pak Wali sendiri menjadi teladan. Beliau bersepeda tujuh kilometer dari rumah ke kantor setiap Jumat. Ini bukan hanya simbolik, tapi bentuk nyata pengurangan emisi yang patut dicontoh,” ujar Tulus.

Baca Juga :  Parkir di Kawasan Industri Milenium Kini Berbayar? Ini Respons Kadishub Tangerang!

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Tangerang H. Sachrudin menyampaikan terima kasih atas dukungan dan apresiasi dari Kementerian LH. Ia juga menegaskan bahwa gerakan ini tidak akan berhenti sebagai kegiatan simbolik, melainkan akan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor.

“Kami berkomitmen untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan sebagai bagian dari budaya hidup masyarakat. Dukungan para camat, lurah, dan warga menjadi kunci utama keberhasilan gerakan ini,” ujar Sachrudin.

Wali kota juga menyampaikan bahwa program pengurangan emisi melalui pembatasan kendaraan bermotor setiap Jumat akan terus dijalankan dan dievaluasi secara berkala untuk hasil yang maksimal.

“Langkah kecil ini jika dilakukan bersama akan membawa dampak besar. Harapannya, semangat menjaga lingkungan bisa terus menyebar ke seluruh elemen masyarakat,” tutupnya.(fj)

Berita Terkait

DPMPT SP Mempermudah Pembuatan NIB Pasar Anyar Jadi Pusat Pemantauan Harga dan Layanan Usaha
Dari Benteng Reborn, Mimpi Juara Sepak Bola Banten Jadi Nyata
Tak Ikut WFH, Dishub Tangerang Pastikan Transportasi Tetap Lancar
Penerimaan Murid Baru Makin Jelas, Juknis SPMB 2026/2027 Resmi Disahkan
Dinsos Tangerang Uji Kompetensi PSM dalam Seleksi Pilar Sosial 2026
130 Unit Kendaraan Terjaring Penertiban, Samsat Ciledug Berikan Souvenir kepada Masyarakat Taat Pajak
Aktivis Nilai CSR Kota Tangerang Belum Maksimal
RSUD Tigaraksa Kembali Gelar Donor Darah Jaga Stok Tetap Aman
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:25 WIB

DPMPT SP Mempermudah Pembuatan NIB Pasar Anyar Jadi Pusat Pemantauan Harga dan Layanan Usaha

Minggu, 12 April 2026 - 11:42 WIB

Dari Benteng Reborn, Mimpi Juara Sepak Bola Banten Jadi Nyata

Jumat, 10 April 2026 - 13:25 WIB

Tak Ikut WFH, Dishub Tangerang Pastikan Transportasi Tetap Lancar

Kamis, 9 April 2026 - 19:35 WIB

Penerimaan Murid Baru Makin Jelas, Juknis SPMB 2026/2027 Resmi Disahkan

Kamis, 9 April 2026 - 14:28 WIB

Dinsos Tangerang Uji Kompetensi PSM dalam Seleksi Pilar Sosial 2026

Berita Terbaru

headline

Aktivis Lingkungan Tanam 5.000 Mangrove di Pesisir Tangerang

Kamis, 16 Apr 2026 - 18:45 WIB

headline

Layanan Aduan Diperkuat, Diskominfo Gelar Rakor

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:44 WIB

Banten Raya

741 Calon Jemaah Haji Lebak Siap Berangkat

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:42 WIB

headline

Pemkot Tangerang Lanjutkan Perbaikan Jalan Sangego–Bayur

Kamis, 16 Apr 2026 - 15:40 WIB