bantenraya.co | PANDEGLANG
Sebanyak lima orang warga Desa Pasir Sedang, Kecamatan Picung, Kabupaten Pandeglang, tersambar petir saat melakukan panen padi namun dikarenakan turun hujan warga berlindung di saung sawah untuk berteduh.
“Lima orang saat melakukan aktivitas panen padi dan pada saat hujan turun mereka berteduh di gubuk, namun ke lima orang tersebut tersambar petir,” kata Beni Madsira, Ketua FK KSB Kabupaten Pandeglang.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Lanjut Ketua FK KSB Pandeglang menyampaikan, dari lima orang warga yang terkena sambaran petir, empat orang meninggal di tempat dan sisanya dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Picung untuk mendapatkan perawatan medis.
Saat ini korban sambaran petir dibawa ke puskesmas picung. Oleh sebab itu, pihaknya menyarankan kepada warga untuk tetap waspada saat turun hujan yang disertai petir, kalau yang membawa handphone (HP), untuk dimatikan sementara waktu, atau mencari tempat untuk berteduh yang dirasa aman karena untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,ungkapnya.
Sementara itu, Safaat Camat Picung membenarkan ada warganya yang terkena sambaran petir pada saat sedang berteduh di gubuk, dikarenakan pada waktu itu telah turun hujan yang disertai petir.
Korban yang tersambar petir itu ada lima orang, empat orang meninggal dunia dan satu orang lagi mengalami luka-luka dan saat ini sedang menjalani perawatan medis,pungkasnya.
Ke empat orang korban yang meninggal dunia diantaranya, Ipan (20), Kurdina (25), Nabin (17), Suhaman (35).
Pada saat kejadian korban tengah berteduh di gubuk/saung sawah dikarenakan pada saat itu telah turun hujan yang disertai petir, mereka yang berjumlah tiga belas orang namun empat di antaranya meninggal dunia di lokasi, dan untuk sembilan orang lainnya selamat,” tuturnya. (*)
Penulis : Ian
Editor : Chan







