Tinawati Ajak Siswa Cegah Perundungan Lewat PKK Mengajar

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | PANDEGLANG

Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten, Tinawati Andra Soni, mengajak siswa untuk mencegah perundungan (bullying) di lingkungan sekolah.

Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan PKK Mengajar di SMKN 2 Pandeglang, Senin (13/4/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kita berharap tidak ada lagi sekolah yang terindikasi kekerasan anak-anak kita. Sekolah harus bisa merepresentasikan lingkungan yang ramah anak,” kata Tinawati.

Ia menekankan, kondisi tertentu pada seseorang tidak seharusnya dijadikan bahan perundungan dalam pergaulan sehari-hari di sekolah.

Dalam kegiatan tersebut, materi yang disampaikan meliputi komunikasi yang baik dengan orang tua, etika pergaulan, serta pengenalan kewirausahaan.

“Program PKK Mengajar wujud kepedulian dalam mendukung pendidikan kepada generasi muda dalam pendidikan non-formal,” jelasnya.

Baca Juga :  Tangerang Perkuat Transformasi Digital di Dunia Pendidikan Lewat Kerja Sama Internasional

Menurut Tinawati, TP PKK Provinsi Banten berupaya berkontribusi dalam memberikan pembekalan kepada generasi muda, termasuk sebagai calon orang tua di masa depan. Ia juga menyebut PKK sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus wadah pemberdayaan perempuan.

“Kalian adalah kader-kader PKK di masa mendatang. Kami juga dulunya bersekolah dan punya cita-cita,” katanya.

Tinawati turut mengingatkan pentingnya ketekunan dalam belajar serta menjaga harapan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup.

Ia juga mengimbau siswa untuk mampu mengontrol diri dalam pergaulan serta menggunakan media sosial secara bijak.

“SMKN 2 Pandeglang menjadi salah satu sasaran program karena kesiapan SMKN 2 Pandeglang dalam mendukung pendidikan kepada generasi muda,” ucapnya.

Baca Juga :  Pengerukan Situ Bulakan Ditarget Rampung 20 Hari

Sementara itu, Kepala SMKN 2 Pandeglang, Ade Firdaus, menyampaikan bahwa jumlah siswa di sekolah tersebut mencapai sekitar 1.800 orang dengan delapan program keahlian.

Ia menambahkan, SMKN 2 Pandeglang menjadi salah satu model SMK di Provinsi Banten dalam penerapan Kurikulum Pembelajaran Mendalam (deep learning).

“SMKN 2 Pandeglang juga telah memanfaatkan energi hijau atau berkelanjutan dengan memanfaatkan panel sinar matahari (solar cell) dengan kapasitas maksimal 25 kWh,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Tinawati juga meninjau sejumlah fasilitas sekolah, antara lain laboratorium teknik komputer dan jaringan, perpustakaan, ruang praktik pengolahan hasil pertanian, otomotif, agribisnis hortikultura, listrik, serta aula utama. (ian/dam)

 

Berita Terkait

Pemkot Tangerang Fokus Benahi Sistem Drainase di Akses Strategis Bandara
PT Starkleen Cari Kandidat Berkualitas Lewat Seleksi Ketat di Kota Tangerang
Pemkot Tangerang Ajak Pencari Kerja Manfaatkan Program OJT Bersertifikat BNSP
Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya
Pemkot Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Iduladha sebagai Penguat Empati Sosial
Jelang Iduladha, IKPP Tangerang Distribusikan Puluhan Hewan Kurban ke Lingkungan Sekitar
Pemkot Tangerang Percepat Persiapan PSEL Mandiri untuk Atasi Persoalan Sampah
Maryono Pastikan SPMB Berjalan Transparan dan Berpihak pada Pendidikan Berkualitas
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:54 WIB

Pemkot Tangerang Fokus Benahi Sistem Drainase di Akses Strategis Bandara

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:49 WIB

PT Starkleen Cari Kandidat Berkualitas Lewat Seleksi Ketat di Kota Tangerang

Jumat, 29 Mei 2026 - 15:40 WIB

Pemkot Tangerang Ajak Pencari Kerja Manfaatkan Program OJT Bersertifikat BNSP

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:05 WIB

Waspada Stroke Usia Muda: Gejala, Penyebab Utama, dan Pencegahannya

Jumat, 29 Mei 2026 - 11:02 WIB

Pemkot Tangerang Ajak Masyarakat Jadikan Iduladha sebagai Penguat Empati Sosial

Berita Terbaru