250 Km Jalan di Pandeglang Rusak, Pemkab Akui Terkendala Anggaran

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

bantenraya.co | PANDEGLANG

Sekitar 250 kilometer jalan di Kabupaten Pandeglang, Banten, masih berada dalam kondisi rusak dan jauh dari standar ideal. Angka tersebut setara dengan 32 persen dari total panjang ruas jalan di wilayah tersebut.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Pandeglang, Andrian Wisudawan, mengatakan kerusakan tersebar di seluruh kecamatan, namun kondisi terparah berada di wilayah selatan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Terutama di daerah selatan karena medannya panjang dan kerusakannya cukup parah. Misalnya di Kecamatan Cimanggu, satu ruas penuh mengalami kerusakan,” ujar Andrian kepada wartawan, Sabtu (4/10/2025).

Baca Juga :  Pemda dan Pemkab Lempar Tanggungjawab Terkait Pencemaran Sungai Cidurian

Menurutnya, perbaikan tidak bisa dilakukan serentak karena keterbatasan anggaran daerah. Sebagian besar rencana pembangunan infrastruktur jalan masih bergantung pada bantuan pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Banten, serta dukungan dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).

“Kalau kita paling mengandalkan program seperti Bang Andra atau program kementerian. Kalau ada bantuan CSR yang bisa membantu pemda memperbaiki jalan, tentu masyarakat akan sangat terbantu,” tegasnya.

Baca Juga :  HUT Porwan ke-3, Irna Sebut Wartawan Pilar Demokrasi

Andrian menuturkan, kebutuhan biaya untuk perbaikan jalan cukup besar, sementara kemampuan fiskal daerah masih terbatas. Dampaknya, sejumlah ruas jalan prioritas belum dapat disentuh pembangunan.

“Pengerjaan fisik infrastruktur jalan cukup berat mengingat kondisi anggaran yang terbatas,” pungkasnya.

Pemkab Pandeglang berharap dukungan lintas sektor dapat mempercepat penanganan jalan rusak, mengingat akses transportasi menjadi salah satu kebutuhan dasar masyarakat, terutama di wilayah dengan mobilitas ekonomi tinggi. (Hab)

Berita Terkait

Tinawati Ajak Siswa Cegah Perundungan Lewat PKK Mengajar
Tinawati Salurkan PMT untuk Cegah Stunting di Pandeglang
Wabup Iing : Bawaslu Kunci Demokrasi Jujur dan Adil
Bapenda Raih Juara 1 Parade HUT Pandeglang ke-152
Istighotsah Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah
Pemkab Pandeglang Gelar Musrenbang RKPD 2027
ASN Pandeglang Diingatkan: Pelayanan Publik Harus Lebih Optimal
Gebyar Ramadan Jadi Sarana Edukasi Keuangan Syariah
Berita ini 91 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:48 WIB

Tinawati Ajak Siswa Cegah Perundungan Lewat PKK Mengajar

Jumat, 10 April 2026 - 11:26 WIB

Tinawati Salurkan PMT untuk Cegah Stunting di Pandeglang

Jumat, 10 April 2026 - 11:17 WIB

Wabup Iing : Bawaslu Kunci Demokrasi Jujur dan Adil

Selasa, 7 April 2026 - 11:45 WIB

Bapenda Raih Juara 1 Parade HUT Pandeglang ke-152

Senin, 6 April 2026 - 11:26 WIB

Istighotsah Perkuat Sinergi untuk Kemajuan Daerah

Berita Terbaru

headline

SDN Daan Mogot 3 Matangkan Persiapan TKA Gelombang Pertama

Jumat, 17 Apr 2026 - 14:38 WIB

headline

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:47 WIB

Budaya

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:45 WIB

headline

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:43 WIB

headline

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:41 WIB