bantenraya.co | TANGERANG

Sertifikasi halal dinilai menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan daya saing produk sekaligus memperluas akses pasar bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, H. Maryono, saat menghadiri kegiatan Penyerahan 5.000 Sertifikat Halal bagi UMKM binaan PT Gajah Tunggal Tbk yang digelar di Gedung Griya Ganesha, Kecamatan Jatiuwung, Senin (29/06/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama RI, Ahmad Haikal Hasan, secara simbolis menyerahkan sertifikat halal kepada para pelaku UMKM. Ia menegaskan bahwa sertifikasi halal kini tidak hanya menjadi aspek kepatuhan regulasi, tetapi juga memiliki nilai ekonomi yang signifikan.
“Halal value memiliki potensi ekonomi yang besar. Sertifikat halal mampu membuka akses pasar yang lebih luas, baik nasional maupun internasional, serta memperkuat kepercayaan konsumen,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Maryono menyampaikan apresiasi kepada PT Gajah Tunggal Tbk yang telah memfasilitasi penerbitan 5.000 sertifikat halal bagi UMKM binaannya. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk nyata kolaborasi antara sektor industri dan pemerintah dalam memperkuat pelaku usaha lokal.
“Ini bukan sekadar penyerahan sertifikat, tetapi bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan daya saing UMKM. Dengan adanya sertifikasi halal, kepercayaan konsumen meningkat dan peluang usaha semakin terbuka,” kata Maryono.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Tangerang terus berkomitmen memperkuat sektor UMKM melalui berbagai program, mulai dari pelatihan, pendampingan, digitalisasi pemasaran, hingga fasilitasi legalitas dan sertifikasi halal.
Menurutnya, UMKM memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah karena mampu menciptakan lapangan kerja dan memperkuat ekonomi masyarakat secara langsung.
“Kami ingin UMKM Kota Tangerang terus berkembang dan naik kelas. Pemerintah akan terus menghadirkan kemudahan agar pelaku usaha mampu bersaing, baik dari sisi kualitas, legalitas, maupun perluasan pasar,” ujarnya.
Maryono juga berharap sertifikat halal yang telah diberikan dapat menjadi dorongan bagi pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kualitas produk, menjaga standar produksi, serta berinovasi dalam pengembangan usaha, termasuk melalui pemanfaatan pemasaran digital.
“Harapannya, semakin banyak UMKM Kota Tangerang yang mampu menembus pasar modern hingga global. Dengan sinergi pemerintah, industri, dan pelaku usaha, UMKM akan menjadi penggerak utama ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan,” tutupnya.(Wil)







