Pasar Properti Lesu Akibat Perilaku Developer

Senin, 15 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ILUSTRASI

ILUSTRASI

bantenraya.co | JAKARTA

Analis Bisnis Sam Anwar, menyebut pasar properti lesu akibat ulah developer sebagai pelaku industri. Sam Anwar menyampaikan, tingginya harga properti bukan menjadi satu-satunya penyebab lesunya pasar di sektor ini.

“Tingginya harga rumah bukan menjadi faktor utama penyebab lesunya pasar. Hasil beberapa riset yang saya lakukan, rendahnya kepercayaan masyarakat terhadap pelaku industri juga menjadi salah satu faktor,” ungkap Sam Anwar, saat dihubungi usai Lebaran 2024, Senin (15/04/2024).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, rendahnya tingkat kepercayaan pasar terkait industri ini diantaranya maraknya developer nakal yang terjadi beberapa tahun belakangan.

“Maraknya peristiwa gagal bangun sampai perilaku pengembang yang menjual properti tanpa dilengkapi legalitas itu membuat masyarakat takut beli rumah,” tambah Sam Anwar.

Baca Juga :  Jelajahi Sentuhan Lezat Kuliner Istimewa Hotel Santika Premiere Bintaro

Ia menambahkan, permasalahan lain yang menjadi alasan takut beli rumah yaitu ketidakpastian ekonomi.

“Fluktuasi pasar, inflasi, dan ketidakstabilan ekonomi secara keseluruhan dapat membuat seseorang ragu-ragu untuk berinvestasi dalam properti,” kata pria asal Probolinggo ini.

Menurutnya, beli rumah seringkali membutuhkan komitmen finansial yang besar. Mulai dari uang muka, cicilan bulanan, hingga biaya pemeliharaan.

“Semua itu bisa menjadi beban yang menakutkan bagi banyak orang. Tak heran jika banyak yang merasa cemas akan kemampuan mereka untuk menanggung semua itu,” ungkap Sam Anwar.

Baca Juga :  Alam Sutera Tidak Urus Izin Pakai Aset Pemda

Lebih lanjut dikatakan Sam Anwar, salah satu cara untuk mengatasi ketakutan ini adalah dengan melakukan penelitian yang cermat sebelum memutuskan beli rumah.

“Ini termasuk memeriksa pasar properti lokal, menilai kondisi finansial pribadi, dan memperhitungkan semua biaya yang terkait dengan kepemilikan rumah,” katanya.

Mengambil langkah berkonsultasi dengan ahli properti, masih dikatakan Sam Anwar, bisa memberikan pemahaman yang lebih baik tentang pasar properti dan membantu membuat keputusan yang lebih cerdas.

“Mereka bisa memberikan wawasan tentang tren pasar, nilai properti, dan tips untuk mendapatkan kesepakatan terbaik,” pungkas Sam Anwar. (*)

Penulis : mgr

Editor : dwi teguh

Berita Terkait

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan
UMKM Tangerang Diajak Naik Kelas dan Masuk Pasar Ritel Modern
Kunci Sukses Pembangunan, Daya Saing Tangerang Terus Meningkat
Peringati Nuzulul Qur’an, Perumdam TKR Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama
Dukung Pemenuhan Kebutuhan Alquran di Indonesia, PT IKPP Tangerang Wakaf Alquran Bersama Wali Kota Tangerang Selatan
Atasi Sampah Organik, PT IKPP Tangerang Edukasi Warga Olah Sampah Jadi Pakan Maggot
PERUMDAM TKR Salurkan Pipa Air Bersih Gratis bagi Warga Terdampak TPA Jatiwaringin
PT Indah Kiat Pulp & Paper Products Raih Penghargaan Apresiasi Bela Negara 2025
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:36 WIB

Serap Ilmu City Branding, Maryono Ingin Tangerang Makin Dilirik Investor dan Wisatawan

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:36 WIB

UMKM Tangerang Diajak Naik Kelas dan Masuk Pasar Ritel Modern

Kamis, 23 April 2026 - 19:11 WIB

Kunci Sukses Pembangunan, Daya Saing Tangerang Terus Meningkat

Sabtu, 14 Maret 2026 - 15:04 WIB

Peringati Nuzulul Qur’an, Perumdam TKR Gelar Santunan Anak Yatim dan Buka Bersama

Sabtu, 14 Maret 2026 - 12:48 WIB

Dukung Pemenuhan Kebutuhan Alquran di Indonesia, PT IKPP Tangerang Wakaf Alquran Bersama Wali Kota Tangerang Selatan

Berita Terbaru