Pemkot Cilegon Siapkan Langkah Strategis Atasi Banjir

Senin, 13 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

bantenraya.co | CILEGON

Beberapa kecamatan di Kota Cilegon dilanda banjir pada Kamis (9/1). Menanggapi bencana ini, Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cilegon, Maman Mauludin, menekankan pentingnya penanganan komprehensif untuk mengatasi persoalan klasik tersebut.

“Banjir adalah masalah yang berulang di Kota Cilegon. Data menunjukkan bahwa 60 persen bencana di kota ini berupa banjir. Oleh karena itu, kami sudah merumuskan langkah-langkah strategis untuk mengatasinya,” ujar Maman, Jumat (10/1).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maman mengungkapkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas teknis terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum (PU), untuk melakukan evaluasi dan tindakan di lapangan. Salah satu rencana utama adalah membangun rumah pompa di titik-titik rawan luapan air.

Baca Juga :  18 Paket di DPUPR Pandeglang Selesai Tender

“Saya sudah instruksikan Dinas PU untuk bekerja sama dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) guna memperbesar saluran air di jalan utama. Selain itu, normalisasi saluran, pengerukan pendangkalan, dan penyediaan rumah pompa akan menjadi prioritas,” jelasnya.

Menurut Maman, dana yang dialokasikan untuk penanganan banjir pada tahun 2025 mencukupi kebutuhan normalisasi saluran air di Kota Cilegon. Jika ada kebutuhan tambahan, anggaran dapat disesuaikan secara fleksibel.

Baca Juga :  Pj Walikota dan Irjen Kemendagri Bahas Evaluasi Kinerja BUMD

“Untuk normalisasi, anggaran kita aman. Kalau pun ada kebutuhan lebih, kami akan menyesuaikan. Fleksibilitas anggaran ini penting untuk memastikan semua program berjalan,” imbuhnya.

Maman juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pengendalian banjir. “Rumah pompa harus ada di setiap tandon atau tempat penampungan air. Jika kapasitas tandon penuh, pompa dapat segera bekerja untuk mengalirkan air ke tempat yang aman,” pungkasnya.

Langkah-langkah ini diharapkan dapat mengurangi dampak banjir yang terus menjadi ancaman bagi warga Kota Cilegon, sekaligus meningkatkan ketahanan wilayah terhadap bencana serupa di masa depan.
(rga/Fb/ris)

Berita Terkait

Bapenda Lebak Dorong Digitalisasi Daerah Lewat Rakor TP2DD
Strategi Jitu Dinsos ,Mengantisipasi ASN ke Luar Kota .
Rayakan 50 Tahun, Perumdam TKR Didorong Tingkatkan Layanan dan Ekonomi Daerah
Petugas Damkar Pinang Diduga Dianiaya, BPBD Fokus Pulihkan Kondisi Korban
Polri Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun
Daftar Lokasi Urus Dokumen Kependudukan di Kota Tangerang
Kabar Baik! Sekolah Rakyat Segera Hadir di Kota Tangerang
Kelurahan Larangan Selatan Monitor Progres Bedah Rumah di Dua Lokasi
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 13:38 WIB

Bapenda Lebak Dorong Digitalisasi Daerah Lewat Rakor TP2DD

Selasa, 14 April 2026 - 13:22 WIB

Strategi Jitu Dinsos ,Mengantisipasi ASN ke Luar Kota .

Senin, 13 April 2026 - 16:23 WIB

Rayakan 50 Tahun, Perumdam TKR Didorong Tingkatkan Layanan dan Ekonomi Daerah

Minggu, 12 April 2026 - 11:25 WIB

Petugas Damkar Pinang Diduga Dianiaya, BPBD Fokus Pulihkan Kondisi Korban

Rabu, 8 April 2026 - 15:08 WIB

Polri Bongkar Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Berita Terbaru

headline

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:47 WIB

Budaya

Pemkab Lebak Matangkan Persiapan Seba Baduy 2026

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:45 WIB

headline

Raker Jadi Arah Baru KORPRI Tangerang

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:43 WIB

headline

DPUPR Terunkan Kendaraan Vakum untuk Normalisasi Drainase

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:41 WIB

Banten Raya

Polisi Bongkar Modus Oplosan LPG 3 Kg ke 12 Kg di Lebak

Jumat, 17 Apr 2026 - 13:38 WIB